Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRIS Gandeng Kemenko Perekonomian Dongkrak Literasi Keuangan Pemuda Muhammadiyah

Angka literasi dan inklusi keuangan syariah ini lebih rendah dibandingkan dengan konvensional yang sudah mencapai masing-masing 38,03 persen dan 76,19 persen.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 23 Maret 2021  |  15:58 WIB
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam kegiatan peningkatan literasi dan inklusi Pemuda dan Mahasiswa Muhammadiyah.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui acara Inklusi Keuangan bagi Pemuda dan Mahasiswa Muhammadiyah Melalui Edukasi Keuangan, di Grand Savero Hotel Bogor, Senin (22/3/2021).

Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia Kokok Alun Akbar berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah kepada masyarakat, terutama kepada Pemuda dan Mahasiswa Muhammadiyah.

“Selain itu acara ini diharapkan bisa menjadi solusi dan menjawab kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah melalui berbagai produk, layanan, dan fitur-fitur yang lengkap,” ujar Kokok dalam keterangan resmi Selasa (23/3/2021)

Berdasarkan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) 2019 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di mana tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah Indonesia masing-masing 8,9 persen dan 9,1 persen.

Angka literasi dan inklusi keuangan syariah ini lebih rendah dibandingkan dengan konvensional yang sudah mencapai masing-masing 38,03 persen dan 76,19 persen.

Dengan besarnya populasi penduduk muslim di Indonesia yang mencapai 87,18 persen dari total penduduk sejumlah 255 juta, Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga terdapat potensi yang besar untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Dalam acara ini, terdapat perjanjian kerja sama antara Bank Syariah Indonesia dengan Pemuda Muhammadiyah terkait program peningkatan inklusi keuangan syariah.

Selain itu, BRIS juga melakukan penyerahan buku tabungan BSI kepada 1000 kader Pemuda Muhammadiyah dan KUR BSI kepada 100 pelaku bisnis mikro kader Pemuda Muhammadiyah. Bank Syariah Indonesia juga memberikan materi dengan tema Tabungan, Keagenan, dan Pembiayaan BSI.

Peran PP Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu lembaga otonom PP Muhammadiyah dinilai cukup strategis dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah, sehubungan dengan besarnya jumlah jaringan pemuda dibawahnya, dan jaringan sekolah dan universitas yang dapat mencapai 28.159 unit.

Dengan estimasi total untuk siswa dan mahasiswa dibawah naungan PP Pemuda Muhammadiyah sejumlah 4 juta jiwa. Bank Syariah Indonesia berharap kerja sama dengan Pemuda Muhammadiyah bisa berlanjut untuk ke depannya.

Dalam mendukung pemberdayaan ekosistem Muhammadiyah, BRIS menyediakan produk dan layanan unggulan diantaranya tabungan, pembiayaan, dan e-channel BSI. Produk yang inovatif tersebut didukung oleh jaringan yang luas, SDM yang kompeten, IT yang handal, dan permodalan yang kuat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muhammadiyah literasi keuangan inklusi keuangan Bank Syariah Indonesia
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top