Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adira Insurance Ingatkan Potensi Laka Lantas Akibat Perilaku Pengendara

Riset Adira Insurance menyebutkan bahwa rata-rata indeks keselamatan berkendara di 15 kota yang disurvei baru mencapai 76 persen, di mana masih tampak kesenjangan antara pemahaman dengan keamanan berkendara.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 28 April 2021  |  21:30 WIB
Karyawan beraktivitas di kantor Adira Insurance di Jakarta, Rabu (8/11). - JIBI/Abdullah Azzam
Karyawan beraktivitas di kantor Adira Insurance di Jakarta, Rabu (8/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Adira Dinamika Tbk. (Adira Insurance) melalui produk asuransi mobil unggulannya, Autocillin tengah memperkenalkan kampanye #SudahZiapAman.

Direktur Adira Insurance Wayan Pariama mengungkap bahwa kampanye ini bertujuan mengajak masyarakat aman dalam berkendara dan menekankan pentingnya perlindungan kendaraan.

Kampanye ini merupakan kelanjutan dari semangat Adira Insurance untuk konsisten meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berperilaku selamat dan aman di jalan, dengan kampanye I Wanna Get Home Safely (IWGHS) selama 10 tahun terakhir.

"Melanjutkan semangat yang sama, tahun ini kami menghadirkan kampanye #SudahZiapAman untuk produk Autocillin yang mampu memberikan rasa aman saat berkendara dengan perlindungan dari risiko-risiko di jalan seperti kecelakaan, banjir, hingga huru-hara," jelasnya, Rabu (28/4/2021).

Belum lama ini, Adira Insurance memetakan profil keselamatan jalan di Indonesia melalui Road Safety Behavior Research, yang merupakan inisiatif dari kampanye IWGHS.

Riset tersebut menyebutkan bahwa rata-rata indeks keselamatan berkendara di 15 kota yang disurvei mencapai 76 persen, di mana ada kesenjangan masih tampak antara pemahaman dengan keamanan berkendara. Tepatnya, pengetahuan telah mencapai 87 persen, kesadaran atau sikap mencapai 83 persen, namun perilaku berkendara hanya mencapai 58 persen.

Adapun, jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia dan kerugian materiil yang disebabkan terus menjadi kekhawatiran besar. Bahkan, selama periode Januari hingga Oktober 2020 lalu, Indonesia mencatat kerugian materiil hingga Rp163 miliar dari total 83.715 kecelakaan lalu lintas.

Adira Insurance pun mengingatkan kembali berbagai risiko tidak terduga yang mengintai pengendara. Kondisi keselamatan jalan di Indonesia secara umum masih belum memuaskan, karena sebagian besar pengguna jalan belum menerapkan perilaku keselamatan yang baik di jalan.

Data Kementerian Perhubungan RI pun menyebutkan bahwa sebanyak 61 persen kecelakaan terjadi karena faktor manusia, 30 persen faktor sarana prasarana, dan 9 persen faktor pemenuhan persyaratan laik jalan.

Oleh sebab itu, perlu dipahami keamanan dan keselamatan di jalan tidak hanya ditujukan untuk diri sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama, belum lagi ditambah risiko-risiko yang harus ditanggung apabila terjadi musibah saat berkendara di jalan.

"Sebagai contoh, saat mengalami kecelakaan beruntun, ada pihak-pihak lain yang juga dirugikan dari musibah tersebut. Oleh sebab itu, penting untuk memiliki asuransi kendaraan yang mampu melindungi secara lengkap baik diri sendiri maupun orang lain. Termasuk Tanggung Jawab Pihak Ketiga, yang merupakan salah satu jaminan perluasan dari Autocillin. Kami terus memberikan rasa aman melalui berbagai fitur yang memberikan kemudahan bagi pelanggan," tambahnya.

Sebagai gambaran, data 2020 Korlantas POLRI memaparkan ada 10 perilaku tidak berkeselamatan, antara lain perilaku ceroboh terhadap lalu lintas dari depan (25.136 kasus), gagal menjaga jarak aman (23.308 kasus), ceroboh saat belok (15.045 kasus), hingga ceroboh saat menyalip (10.102 kasus).

"Ke depannya, Adira Insurance berupaya mengajak semua pemangku kepentingan untuk melakukan upaya kolektif, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, guna menciptakan keamanan dan keselamatan jalan secara berkelanjutan," tutup Wayan.

Pegiat otomotif, Jujuk Margono yang juga hadir dalam peluncuran kampanye #SudahZiapAman menyayangkan bahwa human errors masih menjadi kontributor besar terhadap kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

"Padahal, justru faktor ini yang paling bisa dihindari apabila kita selalu memprioritaskan keamanan dan mempersiapkan perlindungan bagi diri, kendaraan, dan orang lain. Semangat yang digaungkan Autocillin melalui kampanye #SudahZiapAman ini perlu kita dukung untuk menciptakan jalanan yang aman untuk semua," ujarnya.

Semangat #SudahZiapAman dari produk Autocillin memberikan perasaan aman dan tenang bagi masyarakat dalam berkendara melalui manfaat perlindungan yang komprehensif.

Autocilin juga dilengapi dengan berbagai fasilitas yang memudahkan nasabah seperti; Autocillin Mobile Claim Application untuk pengajuan klaim secara online, Autocilin Rescue, Autocillin Mobile Service, STNK Renewal Service, hingga layanan 24 jam Adira Care 1500 456 yang memberikan pengendara rasa aman kapan pun dan di mana pun mereka berada.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi asuransi kendaraan bermotor adira insurance
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top