Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akulaku dan Gozco Siap Serap Saham Baru Bank Neo Commerce. Asabri?

Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan mengatakan perseroan membutuhkan penerbitan saham baru untuk mencukupi aturan permodalan.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 28 April 2021  |  19:52 WIB
Karyawati beraktivitas di sekitar logo Bank Neo Commerce di Jakarta, Kamis (19/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di sekitar logo Bank Neo Commerce di Jakarta, Kamis (19/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Neo Commerce Tbk. optimistis Akulaku dan Gozco Capital akan menggunakan haknya dalam aksi korporasi penerbitan saham baru pada tahun ini. Kendati demikian, partisipasi Asabri masih belum diketahui.

Adapun, perseroan berencana menambah modal melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak 10 miliar saham baru dalam penawaran umum terbatas V dan VI.

Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan mengatakan perseroan membutuhkan penerbitan saham baru untuk mencukupi aturan permodalan.

Selain itu, emiten berkode saham BBYB ini juga masih membutuhkan dana untuk pengembangan digital banking dan beban operasional.

"Kita punya capital plan, akan melaksanaan rights issue, sekarang lagi proses PUT kami, injeksinya untuk mengejar capital Rp 2 triliun tahun ini. Akulaku dan Gozco Capital komitmen, tapi Asabri kami tidak tahu," kata Tjandra Gunawan, dalam sesi wawancara bersama awak media, Rabu (28/4/2021).

Adapun, dengan harga saham BBYB saat ini di rentang Rp470 per saham, maka dari aksi korporasi ini, perseroan berpotensi meraih dana sebesar Rp4,7 triliun.

Sebagai informasi, pemegang saham perseroan sampai dengan 31 Maret 2021 antara lain PT Akulaku Silvrr Indonesia dengan kepemilikan sebesar 24,98 persen, PT Gozco Capital 20,13 persen, PT Asabri (Persero) 16,83 persen, Yellow Brick Enterprise Ltd. 11,1 persen, dan sisanya pemegang saham publik 26,96 persen.

Terkait dengan Asabri, Tjandra menyampaikan perseroan memandang tindakan penjualan saham merupakan keputusan individu perusahaan.

"Kami tidak memiliki informasi penting apapun terkait rencana bisnis Asabri. Kami yakin mereka memiliki rencana sendiri," sebutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan asabri Akulaku bank neo commerce
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top