Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Ina (BINA) Bakal Rights Issue, Terbitkan 2 Miliar Saham Baru

Emiten dengan kode saham BINA ini akan meminta persetujuan kepada para pemegang saham atas rencana tersebut pada 16 Juni 2021.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  19:53 WIB
Gedung PT Bank Ina Perdana Tbk - Istimewa
Gedung PT Bank Ina Perdana Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Ina Perdana Tbk. berencana melakukan penawaran umum terbatas III dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue kepada para pemegang saham.

Berdasarkan keterbukaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/5/2021), Bank Ina akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar lembar saham dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah PUT III dengan nominal Rp100 setiap saham.

Emiten dengan kode saham BINA ini pun akan meminta persetujuan kepada para pemegang saham atas rencana tersebut pada 16 Juni 2021.

"Perseroan akan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada OJK segera setelah rencana PUT III tersebut disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPSLB," demikian pengumuman yang dikutip Bisnis.

Ketentuan pengajuan pernyataan pendaftaran tersebut yaitu jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan, sesuai ketentuan Pasal 8 ayat 3 POJK HMETD.

Dana yang diperoleh dari hasil PUT III, setelah dikurangi biaya-biaya terkait akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja pengembangan usaha perseroan.

"Dengan dilakukannya PUT III ini perseroan akan mendapatkan tambahan modal disetor yang akan digunakan untuk modal kerja, sehingga dapat mengembangkan kegiatan usaha dan akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan dan hasil usaha perseroan," tambah manajemen Bank Ina.

Adapun, pemegang saham biasa atas nama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam PUT III sesuai dengan HMETD yang dimilikinya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham (dilusi).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank ina emiten bank rights issue
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top