Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Neo Commerce (BBYB) Mau Rights Issue, Catat! Ini Jadwal PUT IV

Bank Neo Commerce (BBYB) akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 832,72 juta saham baru dengan nilai nominal  Rp100, yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 03 Juni 2021  |  00:15 WIB
Karyawati beraktivitas di sekitar logo Bank Neo Commerce di Jakarta, Kamis (19/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di sekitar logo Bank Neo Commerce di Jakarta, Kamis (19/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Neo Commerce Tbk. akan melakukan Penawaran Umum Terbatas IV dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 832,72 juta saham baru dengan nilai nominal  Rp100, yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham sehingga seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya Rp249,81 miliar.

Setiap pemegang saham yang memiliki 8 saham lama yang namanya tercatat dalam DPS pada 11 Juni 2021 pukul 16:00 WIB mempunyai 1 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (2/6/2021), perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 30 September 2020 dan efektif pada 31 Mei 2021.

Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dan negosiasi adalah 9 Juni 2021, sedangkan di pasar tunai 11 Juni 2021.

Tanggal mulai perdagangan saham tanpa HMETD di pasar reguler dan negosiasi adalah 10 Juni 2021 sedangkan di pasar tunai 14 Juni 2021.

Tanggal pencatatan dalam daftar pemegang saham yang berhak atas HMETD (Record Date) adalah 11 Juni 2021.

Tanggal distribusi adalah 14 Juni 2021,  tanggal pencatatan HMETD di BEI adalah 15 Juni 2021, dan periode perdagangan HMETD adalah 15 – 21 Juni 2021.

Periode pelaksanaan HMETD adalah 15 – 21 Juni 2021, periode penyerahan saham 17 – 23 Juni 2021, dan tanggal terakhir pembayaran pemesanan saham tambahan adalah 23 Juni 2021.

Lalu tanggal penjatahan pemesanan saham tambahan adalah 24 Juni 2021 dan tanggal penyerahan saham hasil pemesanan saham tambahan adalah 24 Juni 2021. Sementara itu, tanggal pengembalian kelebihan uang pemesanan saham tambahan adalah 28 Juni 2021.

Disebutkan dalam prospektus, PT Akulaku Silvrr Indonesia dan PT Gozco Capital selaku pemegang saham utama BBYB telah menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya untuk membeli saham baru yang diterbitkan dalam rangka PUT IV. 

Atas komitmen tersebut, PT Akulaku Silvrr Indonesia dan PT Gozco Capital telah memilki dana yang cukup untuk melakukan pembelian saham untuk keperluan pembelian saham baru yang akan diterbitkan oleh PT Bank Neo Commerce Tbk. melalui PUT IV.

Jika saham-saham yang ditawarkan dalam PUT IV ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh Pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD secara proporsional berdasarkan hak yang dilaksanakan. 

Dalam PUT IV ini tidak terdapat pembeli siaga. Dengan demikian, apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa HMETD yang tidak dilaksanakan, maka terhadap seluruh HMETD yang tersisa tersebut akan dikembalikan ke dalam portepel. 

Adapun, dana yang diperoleh dari hasil PUT IV, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja pengembangan usaha perseroan berupa penyaluran kredit dan kegiatan operasional perbankan lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bank emiten bank rights issue Bank Digital bank neo commerce
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top