Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Relaksasi DP 0 Persen Diperpanjang, BTN: KPR Tumbuh Lebih Tinggi di 2022

Perpanjangan kebijakan uang muka atau DP nol persen diyakini akan mendorong permintaan KPR, terlebih saat permintaan hunian bagi masyarakat Indonesia masih sangat tinggi.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  18:27 WIB
Relaksasi DP 0 Persen Diperpanjang, BTN: KPR Tumbuh Lebih Tinggi di 2022
Pengunjung mencari informasi di stan Bank BTN pada pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2020 di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) mengatakan dengan adanya perpanjangan kebijakan uang muka atau DP Nol persen akan berdampak positif bagi kinerja perseroan. 

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo optimistis pencapaian positif BTN dalam penyaluran kredit akan terus meningkat hingga akhir tahun.

Sampai dengan akhir kuartal III/2021, Bank BTN telah menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp270,27 triliun atau naik 6,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp254,91 triliun.

"Sampai akhir tahun diharapkan mencapai tujuh persen sesuai dengan rencana kerja 2021," ujar Haru dalam konferensi pers paparan kinerja kuartal III/2021, Kamis (21/10/2021).

Haru menambahkan kinerja BTN dari awal tahun hingga September merupakan bukti bahwa BTN dalam kondisi sehat dan untung. Hal ini didorong oleh program pemulihan ekonomi nasional dan peran Bank Indonesia serta pemerintah dalam memberikan relaksasi.

"2022 akan tumbuh lebih baik dengan dampak positif pemulihan ekonomi dan kondisi kesehatan yang membaik. Kami masih dalam penyusunan rencana bisnis untuk 2022, tapi rasanya kami yakin bisa tumbuh dobel digit," tambah Haru.

Adapun dengan perpanjangan kebijakan uang muka atau DP nol persen, Haru menilai akan mendorong permintaann KPR, terlebih saat permintaan hunian bagi masyarakat Indonesia masih sangat tinggi.

"BTN berperan dalam meningkatkan permintaan dan mendukung dari sisi suplai. Mudah-mudahan dapat memperkecil backlog perumahan di Indonesia," jelas Haru.

Hal senada pun dikatakan oleh Direktur Consumer & Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar mengatakan kebijakan BI dalam memperpanjang uang muka nol persen untuk KPR akan berdampak positif dalam industri perumahan dalam negeri.

Hirwandi menilai kebijakan ini sangat membantu masyakarat mendapatkan rumah dengan tanpa uang muka yang memberatkan.

"Realisasi KPR akan lebih jauh meningkat pada 2022, sekarang saja [2021] pertumbuhan KPR subsidi tumbuh dua digit [11,74 persen] dan terus mengalami peningkatan," ungkap Hirwandi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn kpr relaksasi aturan
Editor : Azizah Nur Alfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top