Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai Merger, BSI (BRIS) Catat Transaksi Mobile Banking Tumbuh 133 Persen

Bank Syariah Indonesia atau BSI mengakselerasi kapabilitas sisi digital banking yang menjadi salah satu fokus strategi perseroan sepanjang 2021.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 29 Oktober 2021  |  14:44 WIB
Karyawan Bank Syariah Indonesia menunjukkan uang di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan Bank Syariah Indonesia menunjukkan uang di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) menorehkan kinerja yang solid dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,26 triliun atau tumbuh 37,01 persen secara year on year (yoy) pada kuartal III/2021.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, pencapaian kinerja yang solid tersebut didorong oleh strategi perseroan. Selain melakukan merger pada 1 Februari lalu, BSI juga mengakselerasi kapabilitas sisi digital banking yang menjadi salah satu fokus strategi perseroan sepanjang 2021.

“Kita sadar bahwa disruption akibat Covid-19, banyak nasabah lebih memilih melakukan transaksi melalui kanal digital ataupun elektronik,” kata Hery dalam konferensi pers virtual BSI Triwulan III 2021, Kamis (28/10/2021).

Hery melanjutkan, BSI mengapresiasi dan menyadari perubahan perilaku dari nasabah yang tentunya harus perseroan sikapi. BSI berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengakselerasi layanan digital perbankan melalui BSI Mobile, sehingga layanan tersebut dapat mendorong digitalisasi tumbuh ke arah yang lebih baik.

Hal ini tercermin dari transaksi kumulatif BSI Mobile yang mencapai 74,24 juta transaksi BSI Mobile hingga September 2021 atau tumbuh 133 persen yoy.

Secara keseluruhan, Direktur Information Technology BSI Achmad Syafii mengatakan, transaksi di BSI telah shifting dari cabang ke e-channel melalui BSI Mobile, ATM, dan internet banking.

Hal ini ditunjukkan dengan transaksi melalui e-channel di September 2021 mencapai 162,4 juta transaksi. Artinya, 95 persen dari transaksi BSI sudah dilakukan menggunakan fasilitas digital, sedangkan sisanya, yakni 5 persen masih menggunakan layanan cabang.

Di samping itu, BSI terus berinovasi dengan menghadirkan Beyond Banking Services Experience in One atau BSI Mobile untuk memenuhi segala kebutuhan, baik dari sisi finansial, sosial, maupun spiritual.

Oleh karena itu, fitur BSI Mobile menghadirkan 6 fitur untuk menunjang kemudahan nasabah Bank Syariah Indonesia dalam bertransaksi.

Pertama, fitur biometric online onboarding. Di mana pada saat melakukan pembukaan rekening, nasabah sudah tidak perlu lagi mengunjungi cabang dan sepenuhnya dapat dilakukan melalui BSI Mobile.

Kedua, fitur transaksi yang lebih lengkap. Fitur ini antara lain transfer antar bank, pembayaran e-commerce, transaksi e-wallet, dan juga lebih dari 1.000 biller yang sudah bekerja sama dengan BSI.

Ketiga, BSI menghadirkan layanan khusus terkait islami seperti pembayaran zakat, infaq, wakaf, waktu sholat, arah kiblat, serta lokasi masjid yang terdekat dengan nasabah.

Keempat, pelunasan haji dan pembayaran umrah. Kelima, investasi emas. Keenam, pembayaran melalui QRIS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobile banking BRIS Bank Syariah Indonesia
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top