Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Capital (BACA) Umumkan Susunan Pengurus Terbaru! Ini Lengkapnya

Berikut adalah susunan direksi dan komisaris Bank Capital (BACA) terbaru.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 08 November 2021  |  21:01 WIB
Bank Capital - Istimewa
Bank Capital - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Capital Indonesia Tbk. (BACA) mengumumkan perubahan pengurus perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (8/11/2021).

Dalam pengumuman itu, Yenny Hoo mengisi posisi sebagai direktur menggantikan Gatot Wahyu Djatmiko. Yenny diangkat oleh perseroan pada 31 Agustus 2021.

Berikut adalah susunan direksi dan komisaris BACA:

- Direktur Utama: Wahyu Dwi Aji
- Direktur: Yenny Hoo
- Direktur: Roy Iskandar Kusuma Widjaja
- Direktur: Gunarto Hanafi

- Komisaris Utama: Danny Nugroho
- Komisaris: Amrih Masjhuri
- Komisaris: Maxen Bastian Nggadas

Sebagai informasi, Bank Capital Indonesia berencana menambah modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue sebanyak-banyaknya 20 miliar saham biasa dengan nominal Rp100 per saham.

Untuk harga penawaran belum ditetapkan, begitu pun dengan total dana yang akan didapatkan dari aksi ini. Dalam pelaksanaan PMHMETD lV, perseroan telah mengantongi persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 Agustus 2021.

Dalam penjelasannya kepada Bursa, 11 Oktober 2021, Direktur Utama Bank Capital Wahyu Dwi Aji menyampaikan perseroan akan mengikuti peraturan yang berlaku terkait dengan harga pelaksanaan, rasio HMETD, dan target dana yang dihimpun. Selain itu, pihaknya menegaskan tidak ada pembeli siaga dalam PUT IV dengan HMETD ini.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2021, Bank Capital membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp20,95 miliar per September 2021. Laba Bank Capital turun 65 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari laba periode yang sama tahun lalu senilai Rp60,46 miliar.

Penurunan laba diakibatkan oleh penyusutan pendapatan bunga sebesar 43 persen yoy atau Rp658,4 miliar. Sementara, beban bunga naik 33 persen yoy menjadi Rp1,03 triliun.

Alhasil, Bank Capital membukukan beban bunga bersih sebesar Rp379,08 miliar, dari periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan pendapatan bunga bersih senilai Rp381,41 miliar.

Penyaluran kredit Bank Capital tercatat turun 29 persen secara year-to-date (ytd) pada kuartal III/2021. Kredit yang diberikan sebesar Rp6,43 triliun per 31 Desember 2020 menjadi Rp4,59 triliun per 30 September 2021.

Sementara itu, di sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), Bank Capital tumbuh sebesar 17 persen ytd menjadi Rp19,19 triliun. Pertumbuhan inu berasal dari dana murah berupa giro dan tabungan (CASA) yang tumbuh 16 persen ytd, dari Rp7,16 triliun menjadi Rp8,28 triliun.

Total aset Bank Capital hingga 30 September 2021 mencapai Rp22,11 triliun. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 9 persen jika dibandingkan 31 Desember 2021 yang membukukan aset Rp20,22 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

direktur komisaris bank capital indonesia emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top