Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelepasan 76 Persen Saham BSWD Urung Terjadi, Begini Penjelasan Direksi

Pelepasan seluruh saham Bank of India sebesar 76 persen gagal dilaksanakan karena tidak ada investor yang melakukan pembelian.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  17:03 WIB
Pelepasan 76 Persen Saham BSWD Urung Terjadi, Begini Penjelasan Direksi
Bank of India Indonesia - boiindonesia.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Direksi PT Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD) menyampaikan bahwa pelepasan seluruh saham Bank of India sebesar 76 persen gagal dilaksanakan karena tidak ada investor yang melakukan pembelian.

“Tidak bisa dilaksanakan karena tidak ada yang beli. Jadi, pada periode itu hingga hari pelaksanaan RUPS untuk melepas 76 persen saham, tidak ada investor yang bid,” ujar Direktur Independen Bank of India Indonesia, Primasura Pandu Dwipanata di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Seperti yang diketahui, dalam keterbukaan informasi pada 16 Agustus 2021, BSWD mengungkapkan rencana pelepasan seluruh saham Bank of India yakni sebanyak 76 persen, atau setara 1,05 miliar lembar saham dari total seluruh saham yang diperdagangkan di bursa.

Adapun pemegang saham BSWD lainnya adalah PT Panca Mantra Jaya dengan 18 persen, Prakash R. Chugani 1,71 persen, Deepak Rupo Chugani serta Dilip Rupo Chugani 0,5 persen, dan 3,29 persen lainnya digenggam masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5 persen.

Pandu mengatakan ada beberapa calon investor yang sudah melakukan pendekatan dan melakukan negosiasi harga. Namun, hingga RUPS dilaksanakan, tidak kesepakatan yang terjadi.

"Jadi, tidak ada yang bisa kami lakukan sampai dengan saat itu. Akhirnya kami kembalikan lagi ke pemegang saham pengendali. Silahkan, pemegang saham pengendali yang menetapkan siapa-siapa calonnya, nanti kalau sudah pasti baru kami akan lakukan,” ujarnya.

Pandu menambahkan bahwa jika tidak ada investor baru yang berminat, perseroan akan melakukan aksi tambah modal lewat skema rights issue pada tahun depan. Langkah itu dilakukan untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum sebesar Rp3 triliun hingga akhir 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aksi Korporasi bank of india indonesia emiten bank
Editor : Azizah Nur Alfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top