Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pegadaian dan BRI Luncurkan Kartu Kredit Berbasis Tabungan Emas. Ini Kelebihannya

Kartu tabungan emas dapat digunakan sebagai alat tarik tunai d ATM dan alat pembayaran non tunia.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 20 Desember 2021  |  19:22 WIB
kiri-kanan: Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Handayani, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto, dan Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman meluncurkan produk Kartu Emas, Senin (20/12/2021)  -  Denis Riantiza M
kiri-kanan: Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Handayani, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto, dan Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman meluncurkan produk Kartu Emas, Senin (20/12/2021) - Denis Riantiza M

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pegadaian berkolaborasi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. meluncurkan kartu tabungan emas atau kartu emas sebagai salah satu alat pembayaran alternatif. Produk ini merupakan kartu transaksi berbasis tabungan emas.

Sistem kerja kartu ini sama dengan kartu kredit perbankan yang memungkinkan pemilik untuk berbelanja di merchant tertentu sesuai saldo tabungan emasnya di Pegadaian. Selain berbelanja, pemiliknya juga bisa menggunakannya sebagai alat tarik tunai di ATM, alat pembayaran nontunai, dan lain-lain.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, nasabah tabungan emas akan mendapat manfaat tambahan dengan adanya kartu emas ini.

"Kalau nabung emas di Pegadaian dan memiliki kartu emas, nasabah tidak hanya sekedar mendapat gain dari kenaikan harga emas, tapi kartu emas nanti merupakan sarana pembayaran luar biasa. Kartu Emas akan memberikan manfaat tidak hanya bisa untuk belanja, tapi juga bisa narik ATM. Menabung emas di Pegadaian akan sangat fleksibel sekali menggunakan dananya," ujar Kuswiyoto dalam acara launching Kartu Emas, Senin (20/12/2021).

Dia menuturkan, bisnis tabungan emas Pegadaian sangat diminati oleh masyarakat. Hal ini ditunjukan dengan jumlah nasabah tabungan emas yang telah mencapai 8,6 juta nasabah dengan nasabah aktif sebanyak 5,6 juta nasabah. Saldo tabungan emas dalam bentuk fisik Pegadaian sampai saat ini mencapai 7,1 ton. Dia pun optimistis jumlah nasabah tabungan emas dapat bertambah 2-3 juta nasabah tiap tahunnya.

"Bisnis tabungan emas ini sangat diminati oleh masyarakat dan untuk itu kami ingin memberikan lebih kepada nasabah-nasabah kami. Fasilitas-fasilitas yang bisa dilakukan secara digital pastinya dan terakhir yang kami launching ini. Mudah-mudahan fitur kartu emas ini bisa dinikmati nasabah kami," katanya.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menilai kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi Pegadaian, produk kartu emas ini akan melengkapi layanan keuangan Pegadaian dalam memenuhi kebutuhan transaksi nasabah-nasabahnya. Dengan kartu emas, nasabah Pegadaian dapat mengakses berbagai layanan kartu kredit melalui aplikasi mobile Pegadaian.

Sedangkan bagi BRI, tentunya kerja sama ini dapat meningkatkan volume transaski kartu kredit BRI.

"November 2021, size volume kartu kredit BRI tumbuh 20 persen dari tahun lalu. Kerja sama co-branding dengan Pegadaian ini, BRI memiliki optimisme karena customer base di tabungan emas sangat besar. Harapannya minimal 500.000 kartu emas dari Pegadaian bisa kami terbitkan," kata Catur.

Di sisi lain, keberadaan kartu emas ini juga diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan.

"Masyarakat dapat mengakses untuk produk dan jasa keuangan kartu kredit sehingga dapat juga melakukan transaksi atau pembayaran menggunakan kartu kredit yang dihubungkan dengan tabungan emas," imbuhnya.

Adapun, produk kartu emas ini juga didukung oleh Visa. Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman menyebutkan, kartu emas ini bisa digunakan di jaringan global Visa.

"Bisa diterima di 80 juta merchant di lebih 200 negara di seluruh dunia, ini termasuk jaringan ATM," kata Riko.

Riko melihat kartu emas ini berpotensi memperluas akses belanja dan akses pembayaran masyarakat di masa depan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri pegadaian TABUNGAN EMAS
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top