Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rugi Susut di Kuartal III/2021, Begini Strategi Bank JTrust (BCIC) Dorong Kinerja

Bank JTrust menjaga kualitas portofolio kredit serta bersikap selektif dan berhati-hati dalam menyalurkan kredit.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  06:14 WIB
Rugi Susut di Kuartal III/2021, Begini Strategi Bank JTrust (BCIC) Dorong Kinerja
Ilustrasi situs Jtrust Bank - jtrustbank.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank JTrust Indonesia Tbk. terus meningkatkan kinerja dengan tetap menjaga kualitas portofolio kredit serta bersikap selektif dan berhati-hati dalam menyalurkan kredit.

Hal itu disampaikan manajemen perseroan dalam laporan hasil pelaksanaan public expose Bank JTrust yang diselenggarakan pada 17 Desember 2021.

Strategi lainnya yakni dengan mengelola aset-aset likuid dalam bentuk obligasi pemerintah dan obligasi koporasi serta meningkatkan fee based income untuk meningkatkan sumber pendapatan lainnya. Kemudian, Bank JTrust mengelola dana pihak ketiga secara optimal dengan meningkatkan komposisi pendanaan pada CASA serta melakukan inovasi produk serta program pemasaran yang menarik sembari melakukan efisiensi biaya di seluruh lapisan organisasi.

"Perseroan kedepannya akan terus fokus kepada industri ritel serta korporat," terang manajemen.

Untuk diketahui, Bank JTrust membukukan kinerja lebih baik yang tercermin dari rugi yang menyusut pada kuartal III/2021. Rugi bersih periode berjalan sebesar Rp337,94 miliar per September 2021, atau menyusut 19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari rugi periode yang sama tahun lalu senilai Rp419,77 miliar.

Lebih lanjut, Bank JTrust aktif melakukan penambahan modal guna memenuhi ketentuan modal inti minimum sebesar Rp2 triliun pada akhir tahun 2021. "Pemegang saham pengendali perseroan yaitu J Trust Co., Ltd. berkomitmen untuk memenuhi modal inti minimum perseroan mencapai Rp2 triliun pada akhir tahun 2021 sesuai dengan ketentuan OJK," imbuh manajemen.

Terkait dengan hal ini, Bank JTrust telah melakukan aksi korporasi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) dengan pelaksanaan PMHMETD pada 26 November 2021 sampai dengan 2 Desember 2021. Selain itu, berdasarkan keputusan RUPSLB yang digelar pada 17 Desember 2021, pemegang saham telah menyetujui rencana rights issue sebesar 9,05 miliar saham.

"Perseroan akan melakukan aksi korporasi PMHMETD berikutnya dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 9,05 miliar saham Seri C dengan nilai nominal Rp100 yang akan ditawarkan dengan harga yang akan ditetapkan dan diumumkan kemudian dengan memperhatikan peraturan dan ketentuan yang berlaku," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja bank bank jtrust indonesia rights issue
Editor : Azizah Nur Alfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top