Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Manulife dan DBS Indonesia Rilis Unit-link, Tawarkan Ragam Pilihan Dana Investasi

Berdasarkan Manulife Asia Care Survey yang dirilis awal 2021, minat masyarakat terhadap asuransi di sepanjang pandemi ini masih terus meningkat.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 28 Desember 2021  |  18:08 WIB
Manulife dan DBS Indonesia Rilis Unit-link, Tawarkan Ragam Pilihan Dana Investasi
Pekerja menyelesaikan pemasangan banner PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, di Jakarta, Selasa (22/1/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) bersama PT Bank DBS Indonesia meluncurkan produk asuransi unit-link, MIWealthLink Optimax, solusi perlindungan yang dikaitkan investasi dengan premi sekaligus menjawab kebutuhan nasabah akan perlindungan menyeluruh.

Berdasarkan Manulife Asia Care Survey yang dirilis awal 2021, minat masyarakat terhadap asuransi di sepanjang pandemi ini masih terus meningkat.

Dalam survei ini, 43 persen responden di Indonesia menyatakan telah berinisiatif mencari informasi seputar produk dan layanan asuransi dalam rangka merespons pandemi. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan responden dari negara-negara lain di Asia yang rata-rata mencapai 32.

Sementara itu, data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan minat yang kuat terhadap produk-produk asuransi unit-link. Sepanjang paruh pertama 2021, pendapatan premi produk asuransi unit-link mencapai Rp64,44 triliun, mengalami pertumbuhan 17 persen dari tahun-ke-tahun.

Produk-produk ini memberikan kontribusi 62 persen terhadap total pendapatan premi asuransi jiwa, menunjukkan bahwa produk unit-link masih diminati.

“Kami memahami kebutuhan nasabah akan solusi perlindungan serta investasi semakin beragam. Sejalan dengan hal tersebut, Bank DBS Indonesia berkolaborasi dengan Manulife Indonesia menghadirkan solusi perlindungan yang dapat membantu tujuan finansial nasabah di masa depan. Produk ini menambah jajaran lini produk bancassurance kami yang sesuai dengan kebutuhan nasabah Bank DBS Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian di masa depan,“ ujar Paulus Sutisna, Presiden Direktur Bank DBS Indonesia, melalui siaran pers, dikutip Selasa (28/12/2021).

Ryan Charland, President Director & CEO Manulife Indonesia, mengatakan bahwa produk MIWealthLink Optimax dirancang sebagai solusi perlindungan jiwa yang komprehensif. Produk ini dilengkapi dengan pengembangan nilai tunai di mana pihaknya menyadari bahwa angka inflasi semakin meningkat tiap tahunnya dan tingkat rata-rata inflasi di Indonesia sejak 2010-2020 mencapai hampir 5 persen per tahun.

"Dengan demikian melalui MIWealthLink Optimax, nasabah semakin memiliki ragam pilihan untuk memenuhi kebutuhan proteksinya atas solusi perlindungan dari kolaborasi Manulife dan DBS,” kata Ryan.

MIWealthLink Optimax memberikan pilihan fasilitas tambahan perlindungan inflasi, di mana uang pertanggungan akan menyesuaikan dengan tingkat inflasi tahunan. Solusi ini juga menyediakan variasi investasi dari berbagai sektor seperti, properti, teknologi, maupun teknologi kesehatan.

Dengan MIWealthLink Optimax, nasabah memiliki fleksibilitas untuk merubah alokasi dana sesuai kebutuhan profil risiko, dan tujuan keuangan mereka.

Adapun, manfaat dasar yang diberikan dari MIWealthLink Optimax, antara lain manfaat akhir pertanggungan sebesar nilai polis yang terbentuk, manfaat loyalitas, manfaat meninggal dunia, manfaat meninggal bukan karena kecelakaan sebesar 200 persen premi sekaligus ditambah dengan nilai polis yang terbentuk, serta manfaat meninggal karena kecelakaan sebesar 400 persen premi sekaligus ditambah dengan nilai polis yang terbentuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aaji dbs manulife indonesia unitlinked
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top