Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank JTrust (BCIC) Gelar RUPSLB 25 Februari 2022. Ubah Susunan Pengurus

Bank JTrust (BCIC) akan menyampaikan usulan kepada rapat untuk menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 04 Februari 2022  |  05:42 WIB
Ilustrasi situs Jtrust Bank - jtrustbank.co.id
Ilustrasi situs Jtrust Bank - jtrustbank.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank JTrust Indonesia Tbk. (BCIC) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 25 Februari 2022.

Berdasarkan pengumuman di Bursa Efek Indonesia, Kamis (3/2/2022), rapat akan diselenggarakan mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai di kantor Bank JTrust Indonesia di Jakarta Pusat. Hanya satu mata acara yang akan dibahas dalam rapat, yakni perubahan susunan pengurus perseroan.

"Perseroan akan menyampaikan usulan kepada rapat untuk menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan," tulis manajemen.

Rapat digelar sehubungan dengan surat pengunduran diri yang disampaikan Sutirta Budiman selaku Komisaris Independen pada tanggal 10 Januari 2022.

"RUPSLB perseroan akan memutuskan pengunduran diri Sdr. Sutirta Budiman selaku Komisaris Independen perseroan dimana akan merubah susunan pengurus perseroan," tulis manajemen.

Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam RUPSLB adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 2 Februari 2022 dan atau pemilik saham dalam saldo sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2 Februari 2022 sampai dengan penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

Dalam perkembangan terakhir, J Trust Co., Ltd. pemegang saham pengendali Bank JTrust Indonesia telah melakukan setoran modal sebagai bagian dari komponen modal inti dalam perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum posisi 31 Desember 2021.

Setoran modal ini merupakan komitmen dari J Trust Co., Ltd. sehingga perseroan telah melakukan pemenuhan modal inti minimum paling sedikit Rp 2 triliun sebelum 31 Desember 2021. Ini sebagaimana diatur pada pasal 8 ayat (4) Peraturan OJK No. 12/POJK.03/2020.

“Di bawah struktur permodalan yang lebih kuat, perseroan akan meningkatkan kinerja bisnis dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi, masyarakat, dan lingkungan melalui bisnis keuangan berdasarkan konsep customer first,” tulis keterangan resmi Bank J Trust, Kamis (30/12/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rupslb bank jtrust indonesia
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top