Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perkuat Modal, Bank UOB Indonesia Akan Terbitkan Obligasi Rp100 Miliar

Bank UOB Indonesia dalam masa penawaran awal Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2022 senilai Rp100 miliar. 
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 11 Februari 2022  |  15:20 WIB
Bank UOB Indonesia. - Istimewa
Bank UOB Indonesia. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank UOB Indonesia berencana akan menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2022 sebanyak-banyak Rp100 miliar. 

Penawaran obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp2 triliun.

Berdasarkan prospektus di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu (9/2/2022), obligasi subordinasi ini berjangka waktu 7 tahun sejak tanggal emisi. Sementara itu, perseroan belum ditentukan persentase tingkat bunga tetap per tahun.

Manajemen menyampaikan bunga obligasi subordinasi dibayarkan setiap 3 bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi subordinasi, terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran bunga obligasi subordinasi pertama akan dilakukan pada 8 Juni 2022.

Sementara itu, pembayaran bunga obligasi subordinasi terakhir akan dibayarkan bersamaan dengan pelunasan pokok obligasi subordinasi pada tanggal jatuh tempo, yaitu tanggal 8 Maret 2029.

"Seluruh dana yang akan diperoleh dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi akan dipergunakan seluruhnya oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung perkembangan aset produktifdi antaranya adalah penyaluran kredit dan/atau penempatan surat berharga yang bersifat likuid," terang manajemen dalam prospektus.

Bank UOB Indonesia menjadwalkan masa penawaran awal dimulai sejak 10 – 15 Februari 2022. Adapun pernyataan efektif obligasi ini ditargetkan bisa dikantongi pada 24 Februari 2022. Lebih lanjut, masa penawaran umum dijadwalkan pada 1 – 2 Maret 2022.

Selanjutnya, Bank UOB menjadwalkan tanggal penjatahan pada 4 Maret 2022. Lalu, 8 Maret 2022 menjadi periode distribusi saham secara elektronik sekaligus pengembalian uang pemesanan. Selanjutnya, tanggal pencatatan saham pada Bursa Efek Indonesia (BEI) jatuh pada 9 Maret 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat berharga obligasi korporasi penyaluran kredit bank uob indonesia
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top