Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Rights Issue, Intip Kinerja 2021 Bank BJB (BJBR)

Berdasarkan laporan keuangan per November 2021, Bank BJB membukukan laba bersih senilai Rp1,8 triliun. Lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020 yaitu Rp1,4 triliun.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 13 Februari 2022  |  10:48 WIB
Jelang Rights Issue, Intip Kinerja 2021 Bank BJB (BJBR)
Ilustrasi PT Bank Jabar Banten Tbk. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) optimistis capaian kinerja pada 2021 dapat tumbuh positif. Hal ini pun diharapkan memberi kepercayaan kepada pemegang saham seiring rencana rights issue perseroan pada kuartal I/2022. 

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan kinerja perseroan pada tahun lalu belum dapat dipublikasikan karena masih dalam proses audit. Diperkirakan kinerja perseroan akan diumumkan pada Maret mendatang bersamaan dengan analyst meeting.

"Highlights-nya kinerja 2021 sebagaimana kinerja yang telah dipublikasikan untuk periode November pertumbuhannya sangat baik, sehingga untuk kinerja tutup tahun pun kami optimistis dapat tercapai dengan hasil yang baik pula," tuturnya, Minggu (13/2/2022).

Berdasarkan laporan keuangan per November 2021, Bank BJB membukukan laba bersih senilai Rp1,8 triliun. Lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020 yaitu Rp1,4 triliun.

Sementara itu, capaian laba bersih hingga November ditopang oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang sebesar Rp6,9 triliun. Tumbuh 20,28 persen dibandingkan 2020, yakni Rp5,7 triliun.

"Kinerja yang baik ini kami harap dapat memberikan nilai lebih kepada seluruh stakeholders, khususnya pemegang saham. Mengingat kami akan melakukan rights issue dalam waktu dekat," ujar Yuddy.

Emiten bank dengan sandi BJBR ini dalam waktu dekat akan melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Aksi tersebut direncanakan berlangsung pada kuartal I/2022.

Yuddy mengatakan aksi korporasi itu bertujuan mendukung ekspansi kredit perseroan pada tahun ini. Menurutnya, rights issue menjadi langkah tepat untuk memperkuat permodalan sehingga dapat mendorong ekspansi kredit perseroan.

Bank BJB akan melepas saham baru maksimal sebanyak 925 juta lembar saham seri B atau setara 9,4 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Rencana aksi korporasi ini telah disetujui dalam RUPS Tahunan yang akan dilaksanakan pada 6 April 2021. 

Skema right issue Bank BJB akan dilakukan dengan harga yang akan ditentukan kemudian, serta mempertimbangkan penilaian harga wajar perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank bjb bjbr rights issue
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top