Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Oke (DNAR) Tutup Kantor Cabang, Seperti Ini Nasib Pegawai dan Nasabah

Dalam laporan keterbukaan informasi, Bank Oke menyampaikan rencana penutupan kantor cabang pembantu (KCP) tersebut sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) periode 2022-2024.
Pekerja melakukan perawatan gedung di dekat logo Bank Oke Indonesia di Jakarta, Jumat (12/11/2021). Bisnis/Arief Hermawan P
Pekerja melakukan perawatan gedung di dekat logo Bank Oke Indonesia di Jakarta, Jumat (12/11/2021). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) berencana menutup kantor cabangnya yang terletak di Sunter, Jakarta Utara.

Dalam laporan keterbukaan informasi, Bank Oke menyampaikan rencana penutupan kantor cabang pembantu (KCP) tersebut sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) periode 2022-2024.

Penutupan akan dilaksanakan pada 14 Mei 2022. Para karyawan yang bekerja di KCP tersebut, akan dialihkan ke KCP lain yang membutuhkan.

“Seluruh karyawan di KCP Sunter akan dimutasikan ke KCP yang membutuhkan,” tulis Bank Oke dalam dokumen yang ditandatangani oleh Direktur Bank Oke Efdinal Alamsyah, Senin (21/3/2022).

Bank Oke juga menyampaikan seluruh aktivitas transaksi keuangan termasuk aset dan kewajiban bank, baik kepada nasabah atau kepada pihak ketiga lainnya, akan dialihkan ke KCP Kelapa Gading.

Adapun alamat KCP Kelapa Gading adalah sebagai berikut yaitu Jl. Raya Boulevard Barat Blok LC 7 no.16, Jakarta Utara. Kode pos 14250.

“Direksi akan memantau dan memastikan bahwa penutupan dan pengalihan aset dan kewajiban tersebut tidak merugikan nasabah dan pihak lain,” tulis Bank Oke.

Sebelumnya, PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) mengumumkan rencana menjual kembali saham hasil buyback.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (3/1/2022), perseroan menyatakan sebelumnya telah melakukan pembelian kembali saham (buyback) pada 29 Juli 2019.

Aksi itu mendapatkan persetujuan dalam RUPSLB yang diselenggarakan 11 Maret 2019, dengan jumlah saham sebanyak 145,40 juta dan harga rata-rata Rp369 per saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper