Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bangun Neobank Lewat Bank Index, Modalku Optimistis Makin Moncer

Setelah membawa produk neobank ke dalam platformnya, Modalku mengakui bahwa menjangkau lebih banyak UMKM potensial akan jadi fokus utama.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 30 April 2022  |  00:18 WIB
Co Founder Modalku Reynold Wijaya dan Iwan Kurniawan - Istimewa
Co Founder Modalku Reynold Wijaya dan Iwan Kurniawan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Platform pendanaan digital untuk UMKM, PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) optimistis bahwa langkah ikut menghadirkan layanan neobank bakal berpengaruh positif buat mendongkrak kinerjanya selaku platform teknologi finansial.

Sebagai informasi, Grup Modalku baru saja terlibat investasi bersama ke Bank Index (PT Bank Index Selindo) dengan nominal tak disebutkan. Pihak lain yang terlibat adalah Carro, platform jual-beli mobil yang notabene dekat dengan Modalku karena sama-sama disuntik investasi SoftBank Vision Fund 2.

Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya menjelaskan bahwa pihaknya punya mimpi untuk memberikan layanan finansial secara menyeluruh kepada UMKM, mulai dari perbankan, pembayaran, pinjaman, dan layanan digital lainnya sesuai kebutuhan mereka.

"Sejalan dengan strategi bisnis Modalku untuk masuk dalam industri neobank, ke depan Modalku akan menyesuaikan berbagai fasilitas dan fitur yang tersedia di platform Modalku. Kami ingin menjangkau lebih banyak segmen UMKM di Indonesia, dan sekaligus ikut berperan memajukan perekonomian Indonesia," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (29/4/2022).

Reynold belum bisa mengungkap apa saja inovasi baru yang akan meluncur, begitu pula dengan target platform Modalku sepanjang tahun ini setelah kemunculan berbagai produk baru. Namun, Reynold memberikan kisi-kisi bahwa menjangkau lebih banyak UMKM potensial akan jadi fokus utama.

"Investasi yang dilakukan atas saham Bank Index juga tentu berpengaruh untuk membantu mencapai upaya yang Modalku lakukan saat ini, karena Bank Index memiliki kesamaan visi dengan Modalku, yaitu fokus kepada UMKM. Sehingga kolaborasi ini tentunya akan menjadi simbiosis mutualisme bagi kedua belah pihak," tambahnya.

Sebagai informasi, Modalku bukan hanya ada di Indonesia, tetapi juga telah merambah Singapura, Malaysia, dan Thailand dengan nama Funding Societies.

Khusus di Indonesia, Modalku tercatat telah memberikan modal bagi lebih dari 66.000 entitas pelaku usaha senilai lebih dari Rp5 triliun sejak berdiri. Segmen UMKM utama Modalku didominasi pelapak di platform dagang-el (e-commerce).

Reynold mengungkap alasan Modalku bisa kepincut dengan Bank Index, salah satunya karena telah memiliki 52 jaringan kantor di area komersial utama, seperti Jabodetabek, Jawa, Sumatera, Bali dan Batam, sehingga memiliki jejak nasional yang kuat.

Bank Index juga menjalankan bisnis di berbagai rantai pasokan komersial melalui pelayanan mobile dan internet banking kepada penggunanya. Reynold percaya strategi ini akan membawa suatu kolaborasi fintech dan perbankan ke level yang lebih tinggi.

"Ke depan, kami terbuka untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai sektor yang memiliki kesamaan visi untuk melayani segmen UMKM sebagai salah satu strategi yang kami terapkan. Di sisi lain, kami juga tetap fokus untuk mengembangkan fasilitas kami sehingga dapat terus menjangkau beragan segmen UMKM yang belum memiliki akses pendanaan," tutupnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi bank index Modalku PT Carro Indonesia
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top