Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perlukah BI Segera Naikkan Suku Bunga Acuan? Ini Penjelasan Ekonom CORE Indonesia

BI diperkirakan akan menaikkan suku bunga 25 basis poin dan selanjutnya mengikuti kenaikan suku bunga the Fed.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 23 Mei 2022  |  16:36 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (20/2/2020). Bisnis - Abdurachman
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (20/2/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menyampaikan bahwa Bank Indonesia (BI) perlu menaikkan suku bunga acuan atau BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada bulan ini.

Sebagaimana diketahui, BI akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Selasa (24/5/2022).

“Saya memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan ini,” katanya kepada Bisnis, Senin (23/5/2022).

Menurutnya, akan ada risiko BI behind the curve jika BI terus menunda menaikkan suku bunga acuan di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Piter mengatakan, pertimbangan pertama yaitu karena the Fed, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), telah menaikkan suku bunga dan diperkirakan ke depan akan lebih agresif dalam menaikkan suku bunga untuk merespons lonjakan inflasi di negara itu.

Kedua, inflasi di dalam negeri telah meningkat cukup signifikan dan diperkirakan kenaikan inflasi akan terus berlanjut. Bahkan menurut Piter, tingkat inflasi berpotensi melewati target BI dan pemerintah.

Adapun, pada April 2022, tingkat inflasi tercatat telah mencapai level 3,47 persen secara tahunan dan inflasi inti meningkat ke level 2,6 persen secara tahunan.

Ketiga, nilai tukar rupiah terus tertekan sejak pemerintah melarang ekspor CPO dan sempat menyentuh level terendah di kisaran Rp14.700.

“Saya perkirakan BI akan menaikkan suku bunga 25 basis poin dan selanjutnya mengikuti kenaikan suku bunga the Fed,” jelas Piter.

Dia memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin secara total hingga mencapai level 4,25 persen pada tahun ini.

“Itu masih cukup rendah dan bisa mendukung pemulihan ekonomi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Indonesia Rupiah Inflasi suku bunga acuan
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top