Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingin Majukan Industri Asuransi, Perbaiki Dulu Tata Kelola Unit Linked!

Kunci sukses untuk perkembangan sektor asuransi ada pada perbaikan tata kelola produk unit linked.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 17 Juni 2022  |  04:23 WIB
Ingin Majukan Industri Asuransi, Perbaiki Dulu Tata Kelola Unit Linked!
Unit Linked. Berdasarkan data Departemen Perlindungan Konsumen OJK, pengaduan produk unit-link pada periode 2020 tercatat naik mencapai 593 layanan konsumen, dari 360 pada 2019. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Perbaikan tata kelola penjualan produk unit linked menjadi salah satu kunci untuk mendorong perkembangan industri asuransi jiwa.

"Kunci sukses untuk perkembangan sektor asuransi bagaimana mengatasi permasalahan yang kini muncul beberapa waktu terakhir terkait produk yang dipasarkan, seperti unit linked," ujar Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Edy Setiadi dalam sebuah webinar, Kamis (16/6/2022).

Dia menuturkan produk asuransi unit linked belakangan menjadi sorotan. Di tengah tekanan pandemi Covid-19, masyarakat memiliki ekspektasi produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) itu dapat memberikan manfaat lebih. Tetapi, nyatanya justru muncul banyak keluhan terhadap produk tersebut.

Menurutnya, produk tersebut harus disosialisasikan dengan benar kepada masyarakat mengingat tingkat literasi asuransi masyarakat masih rendah.

"Bisa jadi masyarakat belum paham dengan benar produk di asuransi, tapi langsung beli," katanya.

Founder dan Independent Financial Planner di Finansia Consulting & Sahabat Pensiun Eko A.P Endarto mengatakan masih banyak yang harus diperbaiki terkait tata kelola produk unit linked, baik dari sisi nasabah, perusahaan asuransi, maupun regulator.

"Ini masih harus banyak kita perbaiki karena unit linked hanya satu dari berbagai jenis produk asuransi jiwa. Jangan sampai unit linked bermasalah, asuransi lain jadi hancur," tutur Eko.

Menurut Eko, tidak ada produk yang salah, yang ada adalah penjual dan pengguna yang tidak benar. Bila produk unit linked dijual dengan cara yang benar dan nasabah memiliki pemahaman yang cukup terhadap produk tersebut, ia yakin produk unit linked tidak akan menjadi masalah.

"Industri asuransi akan bagus sekali termasuk unit linked bila dijual dengan benar," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi unit linked asuransi jiwa
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top