Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Bank Amar (AMAR): Kehadiran Investree Perkuat Ekosistem Digital Perseroan

Investree resmi masuk ke Bank Amar setelah menyepakati pembelian 18,4 persen saham perseroan dari Tolaram.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 25 Juli 2022  |  17:32 WIB
Bos Bank Amar (AMAR): Kehadiran Investree Perkuat Ekosistem Digital Perseroan
Logo PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) di Jakarta, Selasa (25/1/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Direktur PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) Vishal Tulsian menyatakan bahwa kehadiran Investree Singapore Pte. Ltd. (Investree Group) akan memperkuat ekosistem digital Bank Amar ke depan.

Vishal mengatakan sebagai salah satu pemegang saham strategis perseroan, sinergi dengan Investree dinilai mampu memicu pertumbuhan, baik dari sisi jumlah pinjaman maupun nasabah secara keseluruhan. Selain itu, ekosistem digital AMAR juga dinilai akan semakin kuat.

“Kerja sama dengan Investree tentunya akan memperkuat ekosistem digital Amar Bank,” ujar Vishal dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Senin (25/7/2022).

Sebagaimana diketahui, Investree resmi masuk ke bisnis Bank Amar setelah menyepakati pembelian 18,4 persen saham perseroan dari Tolaram Group Inc. (Tolaram), yang menjadi pemegang saham pengendali (PSP) AMAR.

Vishal mengatakan bahwa Investree sebagai salah satu pemain peer-to-peer (P2P) lending akan menawarkan keahliannya terkait dengan pinjaman untuk UMKM. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan memberikan diversifikasi pada portofolio pinjaman AMAR.

Adapun, sinergi antara AMAR dengan Investree mencakup perjanjian kredit channeling, di mana pinjaman tertentu yang ada pada platform Investree akan dibiayai oleh perseroan.

Menurutnya, perjanjian kredit channeling ini akan memberikan aliran pendapatan yang terdiversifikasi untuk AMAR, menghasilkan potensi net interest margin (NIM) yang lebih tinggi, serta rasio loan-to-deposit (LDR) dan non-performing loan (NPL) yang lebih konsisten.

Terlepas dari kesepakatan kredit channeling, Vishal berharap semua pengajuan pinjaman dari Tunaiku, Investree, dan business banking akan segera disalurkan melalui aplikasi besutan Bank Amar, yakni Senyumku.

“Proses bisnis Amar Bank akan diintegrasikan ke dalam satu ekosistem digital yang kuat dan memajukan sistem kami secara keseluruhan, yang kami yakini akan menjadi katalis bagi pertumbuhan lebih lanjut Amar Bank sebagai bank digital,” kata Vishal.

Dia menambahkan saat ini pencairan pinjaman Tunaiku telah terintegrasi secara menyeluruh dengan Senyumku. Hal ini membantu meningkatkan jumlah rekening tabungan digital, sekaligus memungkinan para pelanggan Tunaiku menikmati lebih banyak fitur dan layanan Senyumku.

Dengan pengintegrasian Tunaiku dan Senyumku, Vishal percaya kedua produk tersebut akan saling melengkapi dan meningkatkan potensinya sehingga dapat menarik calon pengguna baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Amar Investree perbankan tolaram
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top