Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mandiri Utama Finance Ketiban Berkah Pembiayaan Syariah

Target penyaluran pembiayaan syariah MUF sepanjang tahun diharapkan Rp1,8 triliun.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 16 Agustus 2022  |  02:15 WIB
Mandiri Utama Finance Ketiban Berkah Pembiayaan Syariah
Nasabah Mandiri Utama Finance - muf.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pembiayaan anak usaha PT Bank Mandri (persero) Tbk., PT Mandiri Utama Finance (MUF) ikut merasakan tren kebangkitan permintaan pembiayaan berbasis syariah sepanjang tahun berjalan.

Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja menjelaskan capaian pihaknya sejalan dengan pertumbuhan piutang pembiayaan syariah industri multifinance secara keseluruhan, mencerminkan bahwa debitur segmen syariah telah bangkit dan permintaan akan produk keuangan syariah telah pulih.

"Pembiayaan syariah kami sejak awal tahun sampai Juli 2022 telah mencapai Rp1,06 triliun, tumbuh 4 kali lipat dari pembiayaan syariah pada periode sama tahun lalu di Rp261 miliar. Seluruh pembiayaan tersebut merupakan pembiayaan kendaraan bermotor," ujarnya ketika dikonfirmasi Bisnis, Senin (15/8/2022).

MUF Syariah selaku unit usaha syariah (UUS) MUF melayani pembiayaan mobil dan sepeda motor, baik dalam kondisi baru maupun bekas. Stanley menjelaskan bahwa MUF sampai saat ini belum punya produk pembiayaan syariah nonotomotif karena masih dalam tahap pengembangan.

Sebagai gambaran, berdasarkan statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2022, piutang pembiayaan syariah industri multifinance menembus Rp16,87 triliun, dan setiap bulannya  tengah berada dalam tren terus meningkat sejak pertengahan tahun lalu.

Nilai ini pun tercatat tumbuh signifikan, yaitu 23,3 persen (year-to-date/ytd), dan telah kembali seperti sebelum pandemi Covid-19, setelah sempat anjlok ke titik terendah senilai Rp11,1 triliun saja pada Februari 2021.

Sementara itu, Executive Vice President Sharia & AR Management MUF Judy Lesmana sempat menjelaskan bahwa kolaborasi dengan dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) merupakan salah satu pendongkrak penyaluran pembiayaan syariah pihaknya yang sepanjang tahun ini dipatok menembus Rp1,8 triliun.

Sekadar informasi, MUF dan BSI sempat memulai kolaborasi lewat gelaran BSI OTO Show pada akhir periode 2021. Terkini, MUF Syariah tengah berstatus sebagai mitra leasing eksklusif BSI, dan menjadi pelaksana produk pembiayaan kendaraan BSI yang bertajuk BSI OTO lewat kanal www.bsioto.muf.co.id.

"Target pembiayaan syariah MUF sepanjang tahun ini harapannya tembus Rp1,8 triliun. Sebesar Rp1,5 triliun dari referral nasabah BSI, sisanya dari dealer-dealer mitra kami," ujar Judy ketika ditemui Bisnis selepas acara paparan publik MUF beberapa waktu lalu.

Ketika itu, Judy telah melihat bahwa optimisme akan kebangkitan pembiayaan syariah MUF pada periode ini sungguh nyata, dan bukan isapan jempol belaka.

Alasannya, pertama, pengalaman MUF menggelar BSI OTO Show akhir tahun lalu telah membuktikan adanya beberapa wilayah potensial di Indonesia yang memiliki konsumen otomotif dengan preferensi syariah kuat.

Kedua, menilik BSI merupakan gabungan dari tiga bank syariah, termasuk Bank Syariah Mandiri, setidaknya ada sekitar 20 persen cabang-cabang BSI yang bisa secara langsung melakukan referral nasabah kredit kendaraan bermotor (KKB) besutannya kepada MUF.

Ketiga, Judy mengklaim banyak dari mitra-mitra dealer MUF yang mulai tertarik mempromosikan produk pembiayaan syariah, demi mengakomodasi konsumen dengan preferensi syariah agar mau bertransaksi lewat cicilan yang berprinsip syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mandiri Utama Finance syariah leasing
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top