Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung Pengembangan UMKM di Bali, Allianz Indonesia Garap Keluarga Muda

Allianz Life Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli mendorong edukasi pengelolaan keuangan sederhana untuk keluarga muda,
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  20:45 WIB
Dukung Pengembangan UMKM di Bali, Allianz Indonesia Garap Keluarga Muda
Nasabah beraktivitas di kantor Allianz Life, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Allianz Life Indonesia mendorong peningkatan literasi keuangan dan asuransi masyarakat Indonesia. Salah satunya Allianz Life Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli, berpartisipasi dalam kegiatan Industry Social Responsibility (ISR), menyampaikan literasi keuangan dan asuransi kepada keluarga muda di Desa Wisata Taro, Kabupaten Gianyar, Bali.

Adapun, ISR merupakan salah satu dari rangkaian acara Top Agent Award 2022 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), bertujuan untuk mengembangkan UMKM di Desa Wisata Taro.

“Literasi keuangan dan asuransi adalah pengetahuan yang penting untuk dimiliki masyarakat Indonesia. Kami di Allianz, melakukan literasi keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, generasi milenial, sampai ke usia dewasa. Dengan memiliki pemahaman dasar sampai tingkat lanjut mengenai cara mengelola keuangan, kami percaya masyarakat Indonesia dapat memiliki kehidupan yang lebih baik, dari sisi keuangan keluarga maupun untuk berbisnis,” kata Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli melalui siaran pers, Kamis (18/8/2022).

Sebuah survey dan analisa yang diselenggarakan UNICEF, UNDP, Prospera, dan SMERU tahun 2021, bertajuk Analysis of the Social and Economic Impacts of Covid-19 on Households and Strategic Policy Recommendations for Indonesia, menyebutkan bahwa akibat pandemi 75,3 persen rumah tangga yang memiliki anak mengalami penurunan pendapatan. Fakta lain menyebutkan bahwa 51,5 persen responden tidak memiliki tabungan yang cukup. Untuk bertahan hidup, 27,3 persen responden menggadaikan harta benda, dan 25,3 persen responden meminjam uang secara informal dari keluarga atau teman-teman.

Data ini menunjukkan pentingnya edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat. Kondisi kehidupan yang tidak terduga dapat menjadi pemicu tidak seimbangnya keuangan. Oleh karena itu, Allianz Life Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli menyampaikan edukasi pengelolaan keuangan sederhana untuk keluarga muda, yang dibuka dengan mengingatkan kembali pentingnya menabung, membuat pengeluaran berdasarkan skala prioritas pencatatan keuangan baik uang masuk dan uang keluar, mempersiapkan dana darurat dan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan asuransi, sebagai salah satu komponen dalam perencanaan keuangan.

Diikuti oleh para peserta keluarga muda dari delapan banjar di wilayah Desa Wisata Taro, sesi literasi keuangan dan asuransi yang difasilitasi oleh Allianz Life Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli juga menyampaikan pentingnya pemisahan antara keuangan pribadi atau keluarga, dengan keuangan untuk bisnis.

"Harapannya setelah mengikuti sesi literasi keuangan ini, keluarga muda di wilayah Desa Wisata Taro dapat meningkatkan kemampuan mengelola keuangan dengan lebih baik lagi, dan menjadi pelaku UMKM yang semakin sukses mengembangkan bisnis," kata Daryanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

allianz asuransi jiwa
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top