Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Usai Sambangi OJK, Bumiputera Revisi Skema Penyehatan Haircut Liabilitas

Rencana penyehatan keuangan AJB Bumiputera 1912 perlu disempurnakan kembali oleh pihak manajemen perusahaan.
Nabil Syarifudin Al Faruq
Nabil Syarifudin Al Faruq - Bisnis.com 02 Desember 2022  |  17:12 WIB
Usai Sambangi OJK, Bumiputera Revisi Skema Penyehatan Haircut Liabilitas
Warga memotret logo di kantor cabang asuransi Bumi Putera di Jakarta. Bisnis - Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pengurus perusahaan asuransi AJB Bumiputera 1912 telah melakukan pertemuan terkait rencana penyehatan keuangan perusahaan (RPKP) yang sedang dalam proses kajian oleh OJK.

Dalam pertemuan tersebut, secara tersirat disampaikan bahwa RPK AJB Bumiputera 1912 perlu disempurnakan kembali oleh pihak manajemen perusahaan. Hal ini senada dengan surat OJK tanggal 24 November 2022 tentang RPK AJB Bumiputera.

Juru Bicara Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJB Bumiputera Bagus Irawan mengatakan, perusahaan berencana melakukan kebijakan pengurangan liabilitas melalui haircut sebesar 12,5 persen sebagai salah satu rencana penyehatan keuangan perusahaan. Namun, kebijakan itu dinilai belum cukup untuk membuat AJB Bumiputera dalam kondisi sehat.

"Oleh sebab itu, untuk kebijakan pengurangan liabilitas yang akan diubah, perlu dilakukan Sidang Luar Biasa [SLB] BPA. BPA diberikan waktu oleh OJK 1 bulan untuk kembali menyempurnakan RPK AJB Bumiputera sejak surat OJK nomer S-247/NB.23/2022 terbit," kata Bagus melalui keterangan yang diterima Bisnis, Jumat (2/12/2022). 

Bagus menyampaikan bahwa selepas dari kunjungan ke OJK, BPA akan melaksanakan SLB secepatnya. Hal ini merupakan bagian dari kepatuhan AJB Bumiputera terhadap OJK selaku pihak regulator.

“Pertemuan ini merupakan sejarah dan babak baru bagi perusahaan AJB Bumiputera 1912, di mana pihak manajemen perusahaan dapat diterima dengan baik oleh OJK RI. Hal ini baru terjadi pada masa BPA baru, di BPA periode 2022-2027,” ujar Bagus.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi BPA dalam mengambil berbagai keputusan strategis untuk bangkitnya kembali AJB Bumiputera.

Dalam pertemuan tersebut, OJK berpesan bahwa dengan fakta yang ada saat ini, AJB Bumiputera harus siap menelan pil pahit dan berani mengambil keputusan. Pengambilan keputusan juga harus cepat agar tidak menimbulkan kebimbangan pada pemegang polis. OJK akan membantu AJB Bumiputera sesuai dengan aturan undang-undang yang ada saat ini. OJK tetap akan mengawal AJB Bumiputera.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ajb bumiputera 1912 asuransi jiwa OJK
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top