Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Asyik! BCA (BBCA) Belum Kerek Bunga KPR, Begini Rinciannya

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) belum mengerek suku bunga KPR. Hingga berita ini diterbitkan, suku bunga KPR BCA berada di level 7,20 persen.
Nasabah berbicara dengan karyawan melalui Video Banking di salah satu Kantor Cabang Bank BCA di Jakarta, Rabu (23/9/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Nasabah berbicara dengan karyawan melalui Video Banking di salah satu Kantor Cabang Bank BCA di Jakarta, Rabu (23/9/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) meyakini tren permintaan kredit pemilikan rumah atau KPR masih akan berlanjut hingga tahun depan. Seiring dengan hal tersebut, perseroan sejauh ini juga belum mengerek suku bunga KPR.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menuturkan tren pemulihan atas permintaan KPR diperkirakan berlanjut pada 2023 didukung dengan permintaan masyarakat yang masih melandai, khususnya milenial.

Di sisi lain, emiten bersandi saham BBCA ini tercatat belum menaikkan suku bunga KPR. “BCA masih mempertahankan Suku Bunga Dasar Kredit [SBDK] KPR sebesar 7,20 persen,” kata Hera kepada Bisnis, Selasa (13/12/2022).

Hera menyampaikan bahwa perseroan juga menyediakan berbagai variasi suku bunga KPR, antara lain, bunga 3,85 persen fix selama tiga tahun. Penawaran tersebut masih akan berlaku sampai dengan akhir Desember 2022.

Hingga kuartal III/2022, BCA tercatat sebagai bank swasta dengan penyaluran KPR tertinggi lewat realisasi sebesar Rp105 triliun, atau naik 10,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sementara itu, laporan Bank Indonesia menyebutkan penyaluran kredit properti hingga Oktober 2022 telah mencapai Rp1.197,6 triliun, atau naik 8,4 persen yoy. KPR dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) menjadi kontributor terbesar dengan realisasi Rp606,3 triliun.

Kendati demikian, survei bank sentral yang dirilis pada November 2022 menunjukkan bahwa permintaan KPR diperkirakan menurun selama 3 – 6 bulan ke depan.

Turunnya permintaan selama 3 bulan ke depan terindikasi dari melemahnya pangsa KPR dari 13 persen pada September menjadi 10,4 persen pada Oktober 2022.

Adapun, untuk periode 6 bulan mendatang, survei Bank Indonesia memperlihatkan kebutuhan terhadap pembiayaan KPR cenderung melemah. Pada Oktober 2022, pangsa KPR tercatat berada di level 6,9 persen, sedangkan bulan sebelumnya mencapai 10,2 persen.

Berikut rincian suku bunga dasar kredit BCA, berlaku mulai 30 September 2021:

 Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Berdasarkan Segmen Kredit
Kredit KorporasiKredit RetailKredit MikroKredit Konsumsi
KPRNon KPR
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)7,958,20N/A7,205,96

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dionisio Damara
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper