Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Radana Finance (HDFA) Salurkan Kredit Rp1,9 Triliun, Cuan Alat Berat

Pembiayaan baru HDFA sepanjang 2022 mayoritas berasal dari produk alat berat dan factoring untuk pelaku usaha di sektor pertambangan dan konstruksi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 21 Januari 2023  |  11:54 WIB
Radana Finance (HDFA) Salurkan Kredit Rp1,9 Triliun, Cuan Alat Berat
Pekerja melintas di dekat alat berat yang baru diturunkan dari kapal, di dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/2). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten sektor pembiayaan PT Radana Bhaskara Finance Tbk. (HDFA) kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja pada periode 2022, salah satunya berkat geliat permintaan dunia terhadap baru bara dari Indonesia.

Direktur Keuangan Radana Finance Rizalsyah Riezky menjelaskan bahwa penyaluran pembiayaan baru HDFA sepanjang 2022 mayoritas berasal dari produk alat berat dan factoring untuk pelaku usaha di sektor pertambangan dan konstruksi.

"Pembiayaan baru kami mencapai Rp1,9 triliun, tumbuh 31 persen [year-on-year/yoy] dari capaian 2021 senilai Rp1,48 triliun. Kenaikan harga komoditas dan aktivitas infrastruktur sepanjang 2022 membuat kebutuhan alat berat semakin tinggi dan berdampak positif terhadap kinerja penyaluran pembiayaan kami," ujarnya kepada Bisnis, dikutip Sabtu (21/1/2022).

Riezky menambahkan bahwa pertumbuhan kinerja pembiayaan baru tersebut juga mendorong laba bersih sepanjang 2022 naik 22 persen yoy. Selain itu, aset dan liabilitas masing-masing mencatatkan kenaikan 36 persen yoy dan 64 persen yoy.

Adapun, untuk tahun ini, HDFA yakin prospek pembiayaan alat berat dan factoring masih akan cemerlang, sejalan dengan geliat aktivitas usaha di masing-masing produk.

"Untuk factoring masih akan memiliki prospek yang bagus seiring dengan kebutuhan pembiayaan pada UMKM yang cukup tinggi. Terkait pembiayaan alat berat, faktor geopolitik dan kebutuhan pada komoditas masih akan menjadi katalis positif bagi industri," tambahnya.

Terlebih, ada potensi kembali tumbuhnya permintaan batu bara dan nikel, sehingga leasing bagian Grup Trakindo ini meyakini katalis positif terhadap permintaan pembiayaan alat berat untuk mendukung kegiatan pertambangan pun masih terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt radana bhaskara finance tbk. hdfa perusahaan pembiayaan alat berat
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top