Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Digital Banking Menjanjikan, BNI (BBNI) Beberkan Capaian 2022

BNI memiliki tiga produk unggulan berbasis digital yang mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2022.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  02:11 WIB
Digital Banking Menjanjikan, BNI (BBNI) Beberkan Capaian 2022
Salah satu model menunjukkan aplikasi BNI Mobile Banking di telepon genggamnya. - BNI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak tiga produk unggulan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) berbasis digital yaitu, BNIDirect, BNI Mobile Banking dan BNI Xpora tumbuh positif pada 2022. 

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Bisnis Indonesia, Selasa (23/1/2023), jumlah pelanggan korporasi pengguna BNIDirect tercatat telah lebih dari 100.000 pelanggan, tumbuh 36,23 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Kemudian total nilai transaksi yang dikelola BNIDirect juga tumbuh sebesar 33,6 persen yoy menjadi Rp6.167 triliun, dengan jumlah volume transaksi yang telah diproses sebanyak 860 juta transaksi. 

BNI Direct adalah layanan internet banking untuk nasabah non-perorangan (badan usaha, lembaga, dan lain sebagainya.). Layanan ini hadir untuk memudahkan pelaku bisnis dan perusahaan dalam transaksi dan pengelolaan keuangan (cash management).

Kemudian untuk BNI Mobile, total nilai transaksi yang telah diproses pada 2022 sebesar Rp802 triliun, atau tumbuh 30,4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. BNI Mobile banking menawarkan sejumlah layanan yang membantu nasabah melakukan aktivitas transfer untuk kebutuhan sehari-hari. 

Lebih lanjut untuk kredit ekspor di BNI Xpora tercatat sebesar Rp26,72 triliun. 

Adapun BNI membukukan kinerja yang solid pada kuartal III/2022. Sampai dengan September 2022, laba bersih BNI tumbuh 76,8 persen yoy mencapai Rp 13,7 triliun.

Pertumbuhan laba yang sehat ini tetap dapat dicapai meskipun perseroan menerapkan strategi fungsi intermediasi selektif.

Pertumbuhan kredit mencapai 9,1 persen yoy menjadi Rp 622,61 triliun dengan fokus pada segmen berisiko rendah, debitur top tier di setiap sektor industri prospektif, serta regional champion di masing-masing daerah.

BNI berharap eksposur kredit berkualitas tinggi ini berdampak pada perbaikan kualitas kredit dalam jangka panjang.

Sebagai penopang pertumbuhan kredit, BNI mengandalkan pendanaan terutama dari current account savings account (CASA) yakni tabungan dan giro.

Rasio CASA BNI mencapai 70,9 persen dari total dana pihak ketiga (DPK). Angka ini merupakan pencapaian yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni Digital Banking
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top