Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BCA Naikkan Limit Transaksi Investasi di Welma jadi Rp5 Miliar

BCA menaikkan limit investasi di aplikasi myBCA dan di aplikasi Welma menjadi Rp5 miliar.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 26 Mei 2023  |  05:00 WIB
BCA Naikkan Limit Transaksi Investasi di Welma jadi Rp5 Miliar
Aplikasi Welma BCA - bca.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengumumkan kenaikan limit transaksi investasi di aplikasi Welma.

Sebagaimana dikutip dari situs resmi perseroan, BCA menaikkan limit investasi di aplikasi myBCA dan di aplikasi Welma menjadi Rp5 miliar.

Disebutkan, kenaikan limit transaksi investasi ini untuk mendukung kebiasaaan baik nasabah BCA dalam mempersiapkan masa depan.

"Limit transaksi investasi di fitur Welma di aplikasi myBCA & di aplikasi Welma akan naik mulai 25 Mei 2023," demikian pengumuman BCA yang dikutip pada Jumat (26/5/2023).

Perseroan menjelaskan limit transaksi merupakan limit gabungan harian, baik pada fitur Welma di aplikasi myBCA maupun di aplikasi Welma.

Khusus bagi nasabah yang belum pernah melakukan transaksi investasi di BCA, bisa langsung mulai langkah awal berinvestasi dengan melakukan registrasi data investor atau Single Investor Identification (SID) melalui fitur Welma di aplikasi myBCA.

"Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo BCA 1500 888 dengan extention 4 untuk layanan investasi," tulis BCA.

Adapun, rincian limit transaksi investasi di Welma sebagai berikut:

Produk Mata Uang  Limit Transaksi/Akun BCA ID/Hari*
Sebelumnya Baru
Pembelian Reksa Dana & Obligasi Pasar Sekunder IDR 2.000.000.000 5.000.000.000
USD 160.000 330.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca investasi perbankan transaksi
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top