Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Geliat VICO Borong Saham Bank Victoria (BVIC) Jelang Paruh Pertama 2023

PT Victoria Investama Tbk. (VICO) tercatat aktif mempertebal kepemilikannya di PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC).
Bank Victoria/victoriabank.co.id
Bank Victoria/victoriabank.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Victoria Investama Tbk. (VICO) tercatat aktif mempertebal kepemilikannya di PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC). Jelang paruh pertama 2023, VICO telah memborong saham BVIC senilai Rp10,13 miliar.

Terbaru, VICO telah membeli saham BVIC sebanyak 94,17 juta (94.174.000) lembar. Berdasarkan keterbukaan informasi dikutip hari ini, Rabu (12/7/2023), transaksi pembelian itu terjadi pada 20 Juni 2023 di harga Rp95. Alhasil, dalam transaksi pembelian saham itu, VICO merogoh kocek sebesar Rp8,94 miliar.

"Tujuan transaksi adalah untuk pembelian dengan status kepemilikan saham langsung," tulis Direktur Utama Victoria Investama Aldo Jusuf Tjahja dalam keterbukaan informasi pada beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Victoria Investama juga memborong saham Bank Victoria sebesar 13,3 juta (13.300.000) lembar. Transaksi berlangsung pada 4 Mei 2023 di harga Rp90 per lembar. Pada transaksi ini, VICO merogoh kocek Rp1,19 miliar untuk memborong saham BVIC.

Total, dalam dua kali transaksi jelang paruh pertama 2023 itu VICO telah mengeluarkan dana Rp10,13 miliar untuk membeli saham BVIC.

Melalui dua kali transaksi itu, kepemilikan saham VICO di BVIC pun semakin menebal. Berdasarkan laporan pemegang saham di atas 5 persen Bank Victoria per 30 Juni 2023, Victoria Investama memiliki 7,01 miliar (7.010.537.747) lembar saham di BVIC dengan porsi kepemilikan mencapai 44,24 persen.

Victoria Investama sendiri kokoh sebagai pemegang saham pengendali Bank Victoria hingga saat ini. Selain VICO, pemegang saham pengendali lain di BVIC adalah Suzanna Tanojo yang memiliki 3,06 miliar lembar saham di BVIC dan porsi kepemilikan 19,35 persen.

Suzanna Tanojo juga menggenggam kepemilikan saham di VICO sebanyak 2,49 miliar dengan porsi 16,36 persen.

Sementara itu, Bank Victoria telah mencatatkan kinerja keuangan yang moncer setidaknya pada awal tahun ini atau hingga kuartal I/2023. Bank Victoria tercatat membukukan laba bersih Rp46,10 miliar tumbuh 115 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari posisi pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp21,47 miliar. 

Mengacu pada laporan publikasi perseroan, laba bersih Bank Victoria didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tumbuh menjadi Rp140,44 miliar pada Maret 2023 dari Rp131,53 miliar pada 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper