Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Genjot KPR, BNI (BBNI) Tambah Opsi Perumahan Dekat Akses LRT Jabodebek

BNI (BBNI) terus menambah opsi perumahan dekat akses transportasi, termasuk LRT Jabodebek, untuk menggenjot KPR.
Nasabah sedang melakulan pengajuan BNI Griya menggunakan BNI e-Form/Dokumen BNI
Nasabah sedang melakulan pengajuan BNI Griya menggunakan BNI e-Form/Dokumen BNI

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) tengah bergeliat menggenjot pasar kredit pemilikan rumah (KPR) mereka tahun ini. Salah satu strategi yang disiapkan adalah dengan memperbanyak opsi perumahan dekat dengan akses transportasi. 

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan BNI menyadari bahwa salah satu faktor paling kuat dalam pertimbangan kepemilikan rumah adalah akses transportasi. BNI pun berupaya menangkap kebutuhan tersebut dengan memberikan banyak opsi bagi milenial untuk memiliki rumah dengan akses transportasi memadai.

Perseroan misalnya berkolaborasi dengan berbagai penyedia transportasi umum, termasuk LRT Jabodebek yang dilalui berbagai properti transit oriented development (TOD).

Menurutnya, LRT telah berhasil mengerek permintaan hunian di kawasan sekitar khususnya properti dengan konsep TOD di kawasan Jabodetabek.

Konsep TOD sendiri, kata dia, telah diimplementasikan oleh beberapa area perkotaan di Indonesia, termasuk di Jabodetabek. BNI pun telah banyak menjalin kerja sama dengan para pengembangnya.

"Kami terus mempromosikan hunian TOD di wilayah Jabodetabek dengan harga terjangkau, karena telah menjadi salah satu impian milenial yang mendukung mobilitas sekaligus gaya hidup," katanya dalam keterangan tertulis pada beberapa waktu lalu.

Selain itu, BNI menggenjot penyaluran KPR melalui penawaran pada fasilitas pembiayaan KPR BNI Griya dengan pricing kompetitif. BNI juga mengandalkan platform digital pada KPR mereka, seperti dengan pengembangan fitur pengajuan online.

“Sebagai salah satu bank milik negara, tentunya upaya untuk meningkatkan kepemilikan rumah milenial dan mengurangi backlog adalah tugas yang kami emban. Kami terus mencari peluang untuk dapat memfasilitasi kebutuhan milenial yang terus meningkat ke depannya,” kata Okki.

Adapun, BNI mencatatkan penyaluran KPR lebih dari Rp55 triliun pada semester I/2023, tumbuh 7,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Hampir 80 persen dari penyaluran kredit BNI itu diberikan kepada segmen milenial, naik lebih dari 11 persen yoy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper