Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Amar Berbalik Untung Rp162,17 Miliar pada Kuartal III/2023

Bank Amar (AMAR) meraup laba senilai Rp162,17 miliar hingga kuartal III/2023.
Warga beraktivitas dengan latar logo PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) di Jakarta, Selasa (25/1/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Warga beraktivitas dengan latar logo PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) di Jakarta, Selasa (25/1/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) telah mencatatkan laba bersih Rp162,17 miliar pada kuartal III/2023, berbalik dari kondisi rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp172,86 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan Bank Amar, raupan laba ditopang oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik 27,09% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp645,67 miliar pada kuartal III/2023.

Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) Bank Amar juga naik 285 basis poin (bps) ke level 18,78% pada September 2023, dibandingkan NIM pada periode yang sama tahun sebelumnya 15,93%.

Selain dari bunga, Bank Amar meraup pendapatan lainnya Rp283,2 miliar pada kuartal III/2023, naik 66,58% yoy.

Adapun, Bank Amar telah berhasil menurunkan beban promosinya dari Rp115,38 miliar pada kuartal III/2022 menjadi Rp57,97 miliar pada kuartal III/2023. Beban operasional lainnya pun ikut turun dari Rp679,67 miliar menjadi Rp483,35 miliar.

Dengan begitu, rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) Bank Amar susut dari 121,83% menjadi 83,53%. Semakin kecil rasio BOPO menunjukkan semakin efisiennya perbankan dalam menjalankan usahanya.

Dari sisi intermediasi, Bank Amar telah menyalurkan kredit Rp2,47 triliun hingga periode sembilan bulan 2023, tumbuh 15,42% yoy. Aset bank pun terdongkrak 20% yoy menjadi Rp4,44 triliun pada kuartal III/2023.

Adapun, rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) bank membaik dari 8,23% pada September 2022 menjadi 6,99% pada September 2023. NPL nett pun susut menjadi 1,56% dari periode yang sama tahun sebelumnya 2,43%.

Berbeda dengan kredit, raupan pendanaan bank anjlok 38,34% yoy di mana dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp825,68 miliar pada kuartal III/2023.

Dengan begitu, likuiditas Bank Amar pun semakin ketat. Tercatat, loan to deposit ratio (LDR) Bank Amar naik dari 158,42% pada September 2022 menjadi 297,72% pada September 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper