Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

CIMB Niaga Finance (CNAF) Bagi Dividen Rp129,64 Miliar, 30% dari Laba 2023

Pada 2023, CIMB Niaga Finance mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebanyak 31% menjadi Rp432,14 miliar dari Rp329,84 miliar pada tahun 2022.
Karyawan melayani nasabah di kantor PT CIMB Niaga Auto Finance di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (3/2/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melayani nasabah di kantor PT CIMB Niaga Auto Finance di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (3/2/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) atau CIMB Niaga Finance akan membagikan dividen sebanyak Rp129,64 miliar. Keputusan tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) yang digelar pada 1 April 2024 di Gedung Griya Niaga, Bintaro Sektor 7, Tangerang Selatan.

Dividen tersebut mencapai sekitar 30% dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2023. Pada tahun lalu, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebanyak 31% menjadi Rp432,14 miliar dari Rp329,84 miliar pada tahun 2022. 

“Pada RUPST ini, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp129,64 miliar yaitu 30% dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2023 sebesar Rp432,14 miliar,” kata Ristiawan Suherman selaku Presiden Direktur CNAF dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (2/4/2023). 

Nantinya sisa dari laba bersih setelah dikurangi pembayaran dividen tunai akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha perseroan.

Ristiawan menambahkan bahwa perseroan secara konsisten telah memberikan dividen selama lima tahun terakhir. Pembagian dividen tersebut juga didasari oleh pertumbuhan CNAF yang baik. 

Selain peningkatan laba pada tahun buku 2023, CNAF juga mencatatkan jumlah aset tahun 2023 sebanyak Rp8,37 triliun atau naik 31% dibandingkan dengan jumlah aset pada 2022 yakni Rp6,40 triliun, sementara jumlah total aset kelolaan tahun 2023 sebesar Rp11,26 triliun.

“Hasil ini merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab perseroan dalam memberikan hasil atau nilai lebih kepada seluruh pemegang saham CNAF,” kata Ristiawan. 

Selain itu, CNAF mencatatkan realisasi kredit mencapai Rp8,94 triliun pada 2023, atau meningkat 14% dibanding tahun 2022 yaitu sebesar Rp7,87 triliun. Peningkatan tersebut sebagai salah satu penopang naiknya pendapatan perseroan.

RUPST juga mengumumkan menyetujui perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan. Adapun susunan anggota direksi dan dewan komisaris perseroan yang baru adalah sebagai berikut:

Direksi

Presiden Direktur : Ristiawan

Direktur : M Imron Rosyadi Nur, ST

Direktur : Antonius Herdaru Danurdoro

Direktur : Michael Angga

Dewan Komisaris 

Presiden Komisaris : Lani Darmawan

Komisaris : Koei Hwei Lien

Komisaris : Noviady Wahyudi

Komisaris Independen : Serena Karlita Ferdinandus

Komisaris Independen : Hidayat Dardjat Prawiradilaga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper