Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Berkah Ramadan dan Lebaran 2024, Pembiayaan MTF Naik 18% pada Kuartal I

MTF telah membukukan pembiayaan lebih dari Rp3,5 triliun pada Maret-April 2024.
Karyawan beraktivitas di kantor cabang Mandiri Tunas Finance (MTF) di Jakarta, Selasa (2/4/2024). Bisnis/Abdurachman
Karyawan beraktivitas di kantor cabang Mandiri Tunas Finance (MTF) di Jakarta, Selasa (2/4/2024). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan pembiayaan atau leasing Mandiri Tunas Finance (MTF) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan pada kuartal I/2024.

Chief Marketing Office (CMO) MTF Afri Feder Fauzi mengatakan perseroan mampu menyalurkan pembiayaan sebanyak lebih dari Rp9 triliun pada periode tersebut. Angkanya naik lebih dari 18% secara tahunan (year on year/yoy) apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

“MTF berhasil menyalurkan pembiayaan senilai lebih dari Rp9 triliun pada kuartal I/2024 yang meningkat lebih dari 18% dibandingkan tahun lalu,” kata Afri saat dihubungi Bisnis, Rabu (17/4/2024). 

Afri mengatakan pembiayaan kendaraan mobil baru masih menjadi penopang utamanya. Dia juga menyebut ada beberapa faktor yang mendorong peningkatan pembiayaan yang dibukukan oleh perseroan pada kuartal I/2024. 

Beberapa di antaranya yakni perbaikan sektor ekonomi serta adanya gelaran pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show (IIMS). Selain itu, adanya peningkatan kebutuhan kendaraan dari masyarakat menjelang Ramadan 2024 juga turut mempengaruhi. 

Adapun selama momen Ramadan yakni pada Maret sampai pertengahan April 2024, MTF telah membukukan pembiayaan lebih dari Rp3,5 triliun. Afri menyebut pembiayaan pada Ramadan tersebut meningkat 20% apabila dibandingkan pada Ramadan 2023. 

“Pembiayaan pada Maret sampai pertengahan April ini juga meningkat dibandingkan bulan sebelumnya,” tutur Afri. 

Di tengah peningkatan pembiayaan selama bulan Ramadan tersebut, Afri menuturkan pihaknya juga selalu memperhatikan tingkat kualitas kredit. Terutama dengan memberikan pembiayaan kepada nasabah yang lolos dari analisa kredit. 

“Kami juga selalu melakukan reminder [pengingat] pembayaran kepada nasabah,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper