Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ATURAN TURUNAN BPJS: Mendesak Dikeluarkan untuk Dukung SJSN

BISNIS.COM, JAKARTA-- PT Askes meminta pemerintah untuk segera mengeluarkan peraturan turunan dari Undang-Undang N0.24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) agar PT. Askes sebagai calon BPJS dapat melakukan persiapan yang lebih
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 24 Mei 2013  |  00:00 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-- PT Askes meminta pemerintah untuk segera mengeluarkan peraturan turunan dari Undang-Undang N0.24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) agar PT. Askes sebagai calon BPJS dapat melakukan persiapan yang lebih matang untuk implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

"Kami ingin mendorong pemerintah untuk segera mengeluarkan aturan-aturan turunan dari Undang-Undang BPJS karena kami hingga saat ini menunggu untuk menyempurnakan persiapan untuk SJSN di bidang kesehatan," kata Direktur Perencanaan Pengembangan dan Teknologi Informasi PT Askes Tono Rustianto di Jakarta, Kamis (23/5)

Pernyataan tersebut disampaikan pada seminar bertema "Mengurai Kesiapan dan Pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial 2014".

Menurutnya, sejauh ini persiapan yang dilakukan oleh PT. Askes untuk menjalankan fungsinya di masa depan sebagai BPJS di bidang kesehatan telah mencapai 48%.

"Sisa persiapan lain yang 52% itu sebenarnya bisa segera kami rampungkan kalau beberapa peraturan turunan sudah ditetapkan, secara otomatis persiapan kami akan lebih cepat,"  papanya.

Tono menjelaskan setelah berubah fungsi menjadi BPJS, nantinya bentuk PT Askes bukan lagi sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melainkan suatu badan hukum publik, dimana posisi PT Askes sebagai BPJS berada langsung di bawah Presiden dan diawasi oleh dewan jaminan sosial. (Antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sjsn bpjs askes
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top