Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adira Insurance Targetkan Premi Rp2,3 Triliun

PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) membidik perolehan premi Rp2,3 triliun pada tahun 2014 yang didominasi asuransi kendaraan bermotor.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 11 Desember 2013  |  19:39 WIB
Adira Insurance Targetkan Premi Rp2,3 Triliun

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) membidik perolehan premi Rp2,3 triliun pada tahun depan yang didominasi asuransi kendaraan bermotor.

Direktur Utama Adira Insurance Indra Baruna mengatakan pihaknya optimistis dapat membukukan peningkatan penjualan pada 2014.

“Optimis melihat tahun depan, penjualan meningkat,” katanya usai Indonesia Road Safety Award 2013 hari ini, Rabu (11/12/2013)

Dia mengatakan, pada tahun depan asuransi kendaraan bermotor masih akan mendominasi perolehan premi perusahaan. Hal tersebut didukung oleh banyaknya model mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) yang bermunculan.

“Model-model baru mobil murah menambah potensi pasar [asuransi kendaraan bermotor],” katanya.
Menurutnya, passenger car atau mobil penumpang mendominasi jenis kendaraan yang diasuransikan melalui Adira Insurance.

Saat ini, asuransi kendaraan bermotor menyumbang perolehan premi Adira Insurance hingga 60%, asuransi properti menyumbang 8%, asuransi engineering 8%, asuransi personal accident (PA) dan kesehatan 15% serta sisanya disumbangkan oleh lini bisnis lainnya.

Tahun depan, dia memperkirakan akan terdapat peningkatan kontribusi dari asuransi personal accident (PA) dan kesehatan. Kontribusinya diperkirakan mencapai 20% karena dia melihat potensi lini bisnis tersebut tahun depan lebih terbuka.

Sementara itu, beberapa lini bisnis lainnya kemungkinan akan stagnan seperti asuransi properti, asuransi alat berat, serta asuransi marine hull. Khusus asuransi properti, keadaan dapat berubah apabila Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merealisasikan tarif premi bagi asuransi properti.

“Belum tahu ya properti [stagnan atau tidak] kalau sudah ada tarif premi,” katanya. Selama ini, terjadi perang tarif asuransi properti di industri asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adira finance adira insurance
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top