Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LPS Bagi Lima Tingkat Risiko Bank, Premi Tertinggi 0,3% dari Total DPK

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membagi industri perbankan ke dalam lima tingkat risiko terkait rencana penetapan premi diferensial atau premi yang dihitung berdasarkan tingkat risiko bank.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 24 Maret 2014  |  23:01 WIB
LPS Bagi Lima Tingkat Risiko Bank, Premi Tertinggi 0,3% dari Total DPK
LPS membagi lima tingkat risiko bank. - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membagi industri perbankan ke dalam lima tingkat risiko terkait dengan rencana penetapan premi diferensial atau premi yang dihitung berdasarkan tingkat risiko bank.

Samsu Adi Nugroho, Corporate Secretary LPS, mengatakan besaran premi diferensial berkisar antara 0,10%-0,30% dari total dana pihak ketiga ditambah dana simpanan antarbank. “Dari DPK dan simpanan antarbank,” katanya kepada Bisnis, pekan lalu.

Ketika premi diferensial mulai ditetapkan, maka setiap bank akan membayar premi yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat risiko yang dimiliki. Semakin tinggi risiko sebuah bank maka semakin besar pula premi yang harus dibayar.

Menurut Samsu, LPS mengusulkan adanya pembagian tingkat risiko perbankan menjadi lima tingkat. Bank yang masuk kategori risiko level 1 akan membayar premi sebesar 0,10% per tahun, bank dengan risiko level 2 menanggung premi sebesar 0,15% pertahun.

Sementara itu, bank yang berada pada tingkat risiko level 3 akan membayar premi sebesar 0,20% per tahun, bank level  4 membayar premi 0,25% per tahun, dan bank level 5 dikenai premi sebesar 0,30% per tahun.

Saat ini, besaran premi yang ditetapkan untuk seluruh bank sama rata yakni sebesar 0,20% per tahun yang dibayar dalam dua tahap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

premi diferensial lps rate
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top