Bank NTT dan Bank Sumut Tahan Kenaikan Bunga Kredit

PT Bank Sumut dan PT Bank Nusa Tenggara Timur akan menahan tingkat suku bunga kredit demi menjaga kualitas agar rasio kredit bermasalah tidak melonjak.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 07 Januari 2015  |  13:04 WIB
Bank NTT dan Bank Sumut Tahan Kenaikan Bunga Kredit
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA— PT Bank Sumut dan PT Bank Nusa Tenggara Timur akan menahan tingkat suku bunga kredit demi menjaga kualitas agar rasio kredit bermasalah tidak melonjak.

Daniel Tagu, Direktur Utama Bank NTT, mengatakan bank berupaya menjaga suku bunga deposito agar bunga kredit tidak terkerek. "Kami pertahankan satu digit, bahkan sama dengan BI rate (7,75%)," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (6/1/2015).

Dia menjelaskan, Bank NTT tidak ingin masuk dalam pertarungan suku bunga yang sengit dengan bank lain. Daniel menekankan, perang bunga deposito mendorong persaingan yang tidak sehat di industri perbankan. Di samping itu, perang bunga juga dinilai tidak sehat bagi pertumbuhan dunia usaha di daerah.

Bunga deposito di Bank NTT berdasarkan informasi di laman website perseroan mencapai 5%-7,5% untuk tenor satu bulan hingga 24 bulan.

Berdasarkan publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) di situs Bank Indonesia, hingga Oktober 2014, bunga kredit Bank NTT untuk segmen korporasi, ritel, dan mikro naik 70 bps - 517 bps dibandingkan posisi Desember 2013. Sementara itu, bunga kredit konsumsi turun 45 bps - 120 bps.

Edhie Rizliyanto, Direktur Bisnis & Syariah Bank Sumut, mengatakan ke depan perseroan tidak akan menaikkan bunga kredit selama tingkat bunga penjaminan Lembagan Penjamin Simpanan (LPS) stabil. "Belum ada rencana bunga naik jika BI rate naik," tukasnya.

Hingga 8 Januari 2015, Bank Sumut mematok bunga kredit korprasi dan ritel masing-masing 10,45% dan 12,25% ; naik 144 bps dan 139 bps dibandingkan dengan posisi Desember 2013. Sementara itu, kredit konsumsi naik 128 bps-212bps dalam setahun terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank sumut, bank ntt

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top