Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sudah Studi Banding ke Korsel & Jepang, Revisi UU Perbankan Tetap Tak Tuntas Tahun Ini

Komisi XI DPR RI memastikan revisi Undang-Undang Nomor 10/1998 tentang Perbankan tak akan tuntas tahun ini.
Abdul Rahman
Abdul Rahman - Bisnis.com 15 September 2016  |  02:03 WIB
Anggota Komisi XI dari Fraksi Golkar M. Sarmuji.  -
Anggota Komisi XI dari Fraksi Golkar M. Sarmuji. -

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi XI DPR RI memastikan revisi Undang-Undang Nomor 10/1998 tentang Perbankan tak akan tuntas tahun ini.

Anggota Komisi XI dari Fraksi Golkar M. Sarmuji mengatakan kepastian tersebut didasarkan pada pertimbangan banyaknya UU lain yang juga mendesak. Salah satunya adalah revisi UU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP).

"Seharusnya KUP itu selesai sebelum UU Tax Amnesty atau paling tidak bersamaan. Jadi rasa-rasanya UU Perbankan tidak akan tuntas tahun ini," katanya dalam diskusi Forum Legislasi di Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Dia menambahkan, panitia kerja (panja) UU Perbankan sebenarnya sudah lama terbentuk. Bahkan naskah akademik dan draft-nya sudah jadi. Hanya saja belum difinalisasi oleh anggota komisi.

Johny G. Plate, anggota Komisi XI dari fraksi Nasdem menambahkan, untuk pembahasan UU ini panja sudah berdiskusi dengan direksi bank dan sudah melakukan studi banding ke Korea Selatan dan Jepang.

Namun, akibat adanya rotasi pimpinan komisi dan beberapa anggota sehingga pembahasan sempat terhenti. Meskipun demikian, Johny menegaskan bukan berarti Komisi XI tak menganggap UU Perbankan tidak urgent. "Tentu kami menganggap ini urgent. Tapi kan ada skala prioritas," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ruu perbankan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top