Pelemahan Rupiah Tak Pengaruhi Penjualan Unit-Linked Dollar Fund

Fluktuasi nilai tukar rupiah dinilai tidak akan berdampak signifikan pada pemasaran produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked dengan fund berdenominasi dollar Amerika Serikat
Oktaviano DB Hana | 26 April 2018 11:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Fluktuasi nilai tukar rupiah dinilai tidak akan berdampak signifikan pada pemasaran produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked dengan fund berdenominasi dollar Amerika Serikat.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengakui sentimen pelemehan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat hanya akan berdampak kecil pada pemasaran produk yang cukup banyak ditawarkan perusahaan asuransi jiwa tersebut.

“Kalau pemasaran tidak ada masalah. Tidak akan berpengaruh besar, walaupun diakui ada pengaruh kecil,” ungkapnya dikutip Bisnis.com, Kamis (26/4/2018).

Togar menjelaskan produk asuransi jiwa secara umum merupakan proteksi jangka panjang. Dengan begitu, kata dia, pengaruh dari sentimen temporer tidak akan berdampak signifikan pada pemasarannya.

Apalagi, jelasnya, mayoritas penjualan produk asuransi jiwa masih mengandalkan kedekatan emosional.

“Penjualan sifatnya emotional selling. Agen menjual kepada saudara, keluarga dan orang-orang terdekat,” ujarnya.

Kendati begitu, dia mengakui bahwa fluktuasi nilai tukar akan sediki berdampak pada harga produk asuransi.

Tag : pelemahan rupiah
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top