OJK Targetkan iB Vaganza di Mataram Bisa Buka 3.000 Rekening Syariah

Pameran produk dan jasa keuangan syariah atau yang disebut iB Vaganza di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditargetkan bisa mencatatkan penambahan 3.000 rekening syariah baru atau senilai Rp5 miliar.
Eka Chandra Septarini | 04 Agustus 2018 14:05 WIB
Ilustrasi lembaga keuangan syariah. - Istimewa

Bisnis.com, MATARAM - Pameran produk dan jasa keuangan syariah atau yang disebut iB Vaganza di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditargetkan bisa mencatatkan penambahan 3.000 rekening syariah baru atau senilai Rp5 miliar. 

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB Farid Faletehan mengatakan nilai tersebut merupakan target akumulasi dari tabungan dan pembiayaan syariah. 

"Di kota-kota sebelumnya juga rata-rata sekitar 3.000 rekening dengan nominal sekitar Rp5 miliar. Tadi sudah ada beberapa kesepakatan juga dengan pengembang misalnya, jadi saya rasa target tersebut bisa kita capai," ujar Farid di Mataram, Sabtu (4/8/2018). 

iB Vaganza diselenggarakan dengan format pameran (expo) industri perbankan dan keuangan syariah merupakan salah satu strategi dan upaya OJK untuk mendekatkan masyarakat agar lebih mengenal dan memahami keunggulan produk dan jasa perbankan syariah dan keuangan syariah.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat untuk berinteraksi dengan industri perbankan dan keuangan syariah di Indonesia.

Pada tahun 2018, Expo iB Vaganza akan diselenggarakan di 5 kota, yaitu Malang, Bandung, Pekanbaru, Mataram dan Jakarta. Rangkaian iB Vaganza yang keempat di kota Mataram akan diikuti oleh 17 industri perbankan syariah (BUS,UUS dan BPRS) dan 1 industri keuangan nonbank syariah. 

Menurut data OJK per Mei 2018, komposisi Total Aset keuangan syariah (tidak termasuk Saham Syariah) secara nasional lebih dari Rp1.179 triliun atau sebesar 8,38% dari total aset keuangan nasional. 

Adapun, aset perbankan syariah sebesar Rp.437 triliun dari total aset perbankan nasional dengan market share saat ini pada posisi 5,69%.

Keuangan syariah juga mengalami pertumbuhan yang positif, yaitu dari total aset sebesar 18,80% secara tahunan atau year on year (yoy) per akhir Mei 2018. 

 

 

Tag : keuangan syariah
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top