5 Berita Populer Finansial, Ruang Penguatan Rupiah Terbuka, LPS Naikkan Bunga Penjaminan

Kabar Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menaikkan tingkat bunga penjamin sebesar 25 bps menjadi berita terpopuler di kanal Finansial Bisnis.com pada Jumat (11/1/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 11 Januari 2019  |  15:31 WIB
5 Berita Populer Finansial, Ruang Penguatan Rupiah Terbuka, LPS Naikkan Bunga Penjaminan
Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Destry Damayanti (dari kiri), Ketua Dewan Komisioner Halim Alamsyah, Kepala Eksekutif Fauzi Ichsan dan Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank Ferdinan Dwikoraja Purba memberikan penjelasan pada jumpa pers, di Jakarta, Kamis (10/1/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

1. LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan 25 Bps

Lembaga Penjamin Simpanan menaikkan tingkat bunga penjaminan sebesar 25 bps.

Keputusan ini diambil setelah melihat pergerakan suku bunga rata-rata simpanan perbankan sepanjang periode observasi pada 4 Desember 2018 - 3 Januari 2019.

Baca selengkapnya di sini.

2. Total Klaim Asuransi Bencana Indonesia Re Rp284 Miliar

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re mencatat, total klaim reasuransi umum akibat banyaknya bencana alam yang menimpa Indonesia selama 2018 mencapai lebih dari Rp284 miliar berdasarkan data yang diterima hingga Desember 2018.

Jumlah klaim tersebut berasal dari Gempa Lombok dengan total klaim sebesar Rp87,6 miliar dan Gempa Palu & Donggala sebesar Rp196,7 miliar.

Baca selengkapnya di sini.

3. Bank Indonesia Buka Ruang Penguatan Rupiah Sesuai Mekanisme Pasar

Bank sentral menegaskan pihaknya memang membuka ruang penguatan bagi nilai tukar sesuai dengan mekanisme pasar.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Nanang Hendarsah menuturkan bank sentral tetap berada di pasar baik di saat rupiah menguat atau melemah.

Baca selengkapnya di sini.

4. Imbangi Target Kredit, OCBC NISP Bidik Dana Tumbuh 10%

PT OCBC NISP Tbk. mengincar nilai penghimpunan dana naik di kisaran dua digit pada 2019 untuk mengimbangi proyeksi pertumbuhan kredit.

Direktur Utama OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan pihaknya mengantisipasi potensi risiko pengetatan likuiditas yang dinilai masih jadi tantangan sektor perbankan.

Baca selengkapnya di sini.

5. Bank Mandiri Targetkan Transaksi E-Money Naik Jadi Rp16 Triliun

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menggenjot transaksi uang elektronik e-money dan penerbitan kartu baru pada 2019.

SEVP Consumer and Transaction Bank Mandiri Jasmin menyatakan perseroan membidik penambahan 5 juta kartu baru pada tahun ini dan proyeksi kenaikan transaksi 30% secara tahunan.

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, bank mandiri, ocbc nisp, Suku Bunga, asuransi bencana, lps

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup