Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pupuk Dana Murah, BTN Luncurkan Program BTN Solusi

Per Desember 2019, dana murah Bank BTN tercatat di atas Rp97 triliun. Tahun ini perseroan menargetkan dana murah bisa menembus di atas Rp116 Triliun atau tumbuh di atas 19 persen.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  13:39 WIB
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Sejalan dengan fokus perusahaan pada 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. melancarkan strategi untuk memupuk dana murah dan menekan biaya dana dengan meluncurkan program BTN Solusi.

Dengan program ini, BTN menargetkan number of account sebanyak 372.000 akun yang berasal dari tabungan payroll, serta dana murah senilai Rp1,9 triliun tahun ini.

Direktur Utama BTN Pahala N. Mansury menyebutkan program ini memberikan solusi bagi instansi atau lembaga untuk mengelola tabungan gaji dari karyawannya, sekaligus memberikan beragam manfaat yang dapat mendukung kebutuhan finansial bagi instansi dan karyawan.

“Bagi BTN, program dalam rangka mengakuisisi current account saving account (CASA) atau dana murah yang berkelanjutan karena nasabah yang disasar program ini adalah karyawan instansi atau perusahaan yang memiliki kualitas yang baik,” katanya seperti dikutip dari siaran pers Bank BTN, Senin (10/2/2020).

Adapun per Desember 2019, CASA Bank BTN tercatat di atas Rp97 triliun. Tahun ini perseroan menargetkan dana murah bisa menembus di atas Rp116 Triliun atau tumbuh di atas 19 persen.

Dengan begitu, porsi CASA terhadap DPK bisa mencapai lebih dari 45 persen. Dana murah tersebut diperkuat untuk menunjang perolehan DPK perseroan yang tahun ini ditargetkan tumbuh antara 13 persen hingga 15 persen.

Pahala menjelaskan setidaknya ada empat segmen utama yang disasar BTN Solusi yaitu kementerian, perusahaan pelat merah, swasta, dan kawasan industri. Untuk tahap awal ini, BTN hanya mengutamakan segmen kementerian/aparatur sipil negara dan BUMN.

Pahala menjelaskan program BTN Solusi akan menjadi andalan perseroan dalam meraih dana murah yang saat ini makin kompetitif diperebutkan perbankan.

Menurut Pahala diperlukan inovasi produk baru dengan benefit yang lebih khusus dan beda dari bank lain, yaitu kemudahan, efisiensi, dan dapat meningkatkan employee engagement antara perusahaan dengan karyawan.

BTN Solusi juga memberikan banyak kemudahan diantaranya kemudahan pembukaan rekening Tabungan Payroll dengan manfaat antara lain biaya administrasi ringan, fasilitas transaksi seperti kartu debit (VISA & GPN), mobile banking, dan lain sebagainya.

Di samping itu, BTN Solusi juga menawarkan keringanan biaya-biaya Tabungan Payroll seperti untuk setoran awal, biaya administrasi yang terjangkau, saldo minimal yang bisa menyesuaikan kebutuhan perusahaan, biaya transaksi antar wilayah yang murah dan lain sebagainya.

“Untuk jasa payroll, semua bisa dinegosiasikan. Dengan kelebihan ini, perusahaan dapat menghemat biaya untuk dapat dialihkan ke kebutuhan lain bagi karyawan. Di sisi lain, karyawan juga tidak dibebani biaya-biaya tabungan, malah dipermudah dalam mendapatkan pencairan kredit, baik kredit agunan rumah, KPR baik subsidi maupun non subsidi, hingga kredit ringan di Bank BTN dengan suku bunga yang kompetitif dan proses yang tidak rumit,” kata Pahala.

Bagi perusahaan sendiri nantinya juga akan mendapatkan benefit yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan usaha dan menciptakan nilai tambah baik bagi perusahaan antara lain melalui pengelolaan rekening giro dan Program Pengembangan Operasional (PPO).

Selanjutnya, Pahala menyebutkan BTN akan menyiapkan pula produk untuk kredit korporasi yang menarik termasuk produk dan layanan Syariah nantinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn bank btn dana murah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top