Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pembatasan Sosial, Bank Syariah Sediakan Fasilitas Bayar Zakat Digital

Pembayaran zakat via digital menjadi salah satu alternatif di tengah pembatasan aktivitas untuk mengurangi penyebaran virus corona.
Ilustrasi zakat/Istimewa
Ilustrasi zakat/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Perbankan syariah mengeluarkan fasilitas pembayaran zakat, infak, dan sedekah melalui digital di tengah pandemi Covid-19.

Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk. bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) terpercaya yang akan menyalurkan donasi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara mengatakan penerapan pembatasan sosial membuat penyaluran ZIS sulit dilakukan secara langsung. Penyaluran ZIS via online menjadi layanan yang ditawarkan UUS CIMB Niaga.

Menurutnya, layanan tersebut sudah diberikan sejak tahun lalu. Hanya saja, yang membedakan dengan tahun ini, yakni pembayaran ZIS yang dapat menggunakan QR code.

"Cara pakainya jauh lebih mudah. Cukup buka Gomobile CIMB Niaga, buka QR fiturnya, lalu tinggal scan dan payment terjadi," katanya kepada Bisnis, Sabtu (25/4/2020).

Adapun, sejumlah LAZ mitra CIMB Niaga Syariah, yakni Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Daarut Tauhid Peduli, Baitul Mal Hidayatullah (BMH), PPPA Daarul Qur'an, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Rumah Yatim, Nurul Hayat, dan Yayasan Kesejahteraan Madani.

Lembaga-lembaga tersebut akan menyalurkan ZIS dari nasabah dalam bentuk paket sembako, paket menu buka puasa, parsel untuk anak-anak yatim, hingga dakwah digital.

"Kami banyak menggalakan dan mensosialisasikan kepada nasabah-nasabah untuk lebih banyak melalukan transaksi secara online atau digital," katanya.

Terpisah, Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo mengatakan pihaknya juga menawarkan program serupa yakni penyaluran zakat via online. Nasabah dapat menggunakan mobile banking maupun melalui ATM.

Layanan tersebut telah dikeluarkan sejak tahun lalu dan diharapkan dapat membantu nasabah yang saat ini melakukan pembatasan sosial.

"Tidak ada target khusus, ini merupakan salah satu layanan transaksi saja," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper