Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AwanTunai Terima Pendanaan US$28 Juta Dari Luar Negeri

Perusahaan finansial berbasis teknologi (financial technology / fintech) AwanTunai menyatakan telah menerima pendanaan mencapai US$28 juta di tahun ini, yang berasal dari luar negeri.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  17:24 WIB
Perkembangan industri fintech (financial teknologi) atau teknologi finansi (tekfin) di Indonesia 2016 hingga 2018. - Bisnis/Ilham Nesaba
Perkembangan industri fintech (financial teknologi) atau teknologi finansi (tekfin) di Indonesia 2016 hingga 2018. - Bisnis/Ilham Nesaba

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan finansial berbasis teknologi (financial technology / fintech) AwanTunai menyatakan telah menerima pendanaan mencapai US$28 juta di tahun ini, yang berasal dari luar negeri.

CEO Awantunai Dino Setiawan menjelaskan pihaknya sudah banyak mendapatkan dana dari luar negeri, tidak hanya dana pinjaman tapi juga untuk operasional.

"Kami banyak mendapat dana luar negeri yang nilainya cukup besar itu bisa sampai US$20juta dari Amerika, kemudian equity US$8 juta dari Jepang dan Singapura," ujarnya saat konferensi pers daring, Selasa (2/6/2020).

Menurut dia berbagai pihak asing berminat menjadi lender atau pemodal dana pinjaman karena melihat Indonesia sebagai negara dengan ukuran ekonomi terbesar di Asean serta pertumbuhan yang terus positif.

Dia menyatakan setelah mendapatkan izin operasional permanen dari OJK pada Mei 2020 lalu, Awantunai ingin ikut berkontribusi mendorong industri fintech Indonesia agar menjadi menjadi role model di tingkat dunia.

Hal itu menurutnya didukung dengan iklim ekonomi nasional yang terus menunjukkan pertumbuhan positif, serta dukungan regulator dalam menjalankan proses perizinan bagi industri fintech.

Adapun Awantunai menurut Dino saat ini bergerak pada pembiayaan pedagang grosir, pelaku off-taker hasil bumi, warung kecil, sampai para petani. Perseroan berharap dengan dukungan fintech, UMKM nasional akan berkembang menjadi modern dan semakin akrab dengan transaksi online.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendanaan perusahaan pembiayaan fintech
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top