Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Begini Strategi BRI Syariah Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

PT Bank BRI Syariah Tbk. (BRI Syariah) merupakan salah satunya. BRI Syariah telah menerapkan berbagai strategi untuk bertahan dari pandemi. 
Di tengah penyebaran pandemi Covid-19, BRI Syariah melakukan berbagai penyesuaian, termasuk mengenai layanan di kantor-kantor cabang./Dokumen BRI Syariah
Di tengah penyebaran pandemi Covid-19, BRI Syariah melakukan berbagai penyesuaian, termasuk mengenai layanan di kantor-kantor cabang./Dokumen BRI Syariah

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang melanda di seluruh dunia membuat para pelaku usaha harus bergerak cepat untuk beradaptasi dan membuat strategi baru.

PT Bank BRI Syariah Tbk. (BRI Syariah) merupakan salah satunya. BRI Syariah telah menerapkan berbagai strategi untuk bertahan dari pandemi. 

Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah, Fidri Arnaldy, menjelaskan bahwa BRIsyariah memiliki strategi dan mitigasi risiko untuk bertahan dalam pandemi Covid-19 yang membuat kondisi perekonomian menjadi tak menentu. Strategi ini menjadi pedoman BRI Syariah yang juga bisa digunakan pelaku usaha lain. 

“Dalam situasi seperti ini, beradaptasi adalah suatu keharusan. Untuk itu kami menyiapkan langkah-langkah yang perlu dilakukan agar mampu bertahan dan memberikan manfaat untuk umat. Strategi tersebut antara lain mengatur cashflow usaha, menerapkan protokol kesehatan, inovasi dan diferensiasi produk, strategi marketing baru, dan memanfaatkan layanan layanan perbankan digital,” ujar Fidri, Sabtu (13/6/2020).

Dia mengatakan, dalam menerapkan BRI Syariah menerapkan kelima langkah tersebut karena perlu menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi akibat pandemi Covid-19. 

BRI Syariah juga memaksimalkan penggunaan teknologi untuk melakukan penawaran secara daring serta memaksimalkan layanan perbankan digital seperti pembayaran atau transfer melalui aplikasi mobile BRIS Online. 

Hingga akhir Mei 2020, total transaksi dilakukan melalui aplikasi mobile BRIS Online mencapai 78,6 persen dari total transaksi keseluruhan. Komposisi transaksi melalui BRIS Online memang mengalami peningkatan selama 2020. Selama masa pandemi Covid-19 total frekuensi mencapai 11,5 juta transaksi, atau meningkat 36 persen dibandingkan sebelum adanya pandemi Covid-19.

Di sisi penyaluran pembiayaan ritel dan mikro, BRI Syariah semakin cepat dan efisien karena dalam internal business process BRI Syariah telah mengembangkan sistem baru. i-Kurma yang diluncurkan pada tahun 2019 memungkinkan tenaga pemasar pembiayaan memproses pengajuan pembiayaan nasabah secara digital, di luar kantor. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ropesta Sitorus
Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper