Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Covid-19, Pertumbuhan Kredit April 2020 "Nyungsep" Jadi 5,73 Persen

Bank hati-hati menyalurkan kredit akibat wabah Covid-19. Ini tercermin pertumbuhan kredit April 2020 5,73 persen [yoy], ini lemah.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  15:16 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan penyaluran kredit perbankan pada April 2020 turun menjadi 5,73 persen secara year on year (yoy).

Berdasarkan data BI, penyaluran kredit perbankan pada Maret 2020 masih berkisar 7,2 persen (yoy) atau setara dengan Rp5.703,4 triliun.

"Bank hati-hati menyalurkan kredit akibat wabah Covid-19. Ini tercermin pertumbuhan kredit April 2020 5,73 persen [yoy], ini lemah," katanya dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis (18/6/2020).

Dia mengungkapkan BI siap melakukan pelonggaran likuiditas (quantitative easing/QE) untuk mendorong program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan program restrukturisasi kredit yang dilakukan oleh pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Meski penyaluran kredit mengalami penurunan, Perry justru mencatat kondisi rasio keuangan perbankan (capital adequacy ratio (CAR) yang cukup tinggi pada April 2020 sebesar 22,03 persen.

Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) tetap rendah, yaitu 2,89 persen (bruto) dan 1,31 persen (netto).

"Dana pihak ketiga lebih tinggi dari pertumbuhan kredit, 8,08 persen [yoy]. Meskipun, ini belum terlalu kuat. Ke depan, BI menerapkan kebijakan makroprudensial yang akomodatif dalam menangani penyebaran dampak Covid-19," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia perbankan kredit dpk
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top