Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wadirut BNI Tak Lolos Fit And Proper OJK, Ini Sikap Perseroan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. buka suara mengenai kabar Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Anggoro Eko Cahyo yang tidak lolos uji kelayakan dan kepatutan alias fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  17:23 WIB
Direktur Bank BNI Anggoro Eko Cahyo (dari kiri), Direktur Imam Budi Sarjito, SEVP Digital Banking Dadang Setiabudi dan Direktur Bob T Ananta membeli kopi dengan menggunakan 'BNI Yap!' saat peluncurannya di Jakarta, Jumat (26/1). - ANTARA/Prasetyo Utomo
Direktur Bank BNI Anggoro Eko Cahyo (dari kiri), Direktur Imam Budi Sarjito, SEVP Digital Banking Dadang Setiabudi dan Direktur Bob T Ananta membeli kopi dengan menggunakan 'BNI Yap!' saat peluncurannya di Jakarta, Jumat (26/1). - ANTARA/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. buka suara mengenai kabar Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Anggoro Eko Cahyo yang tidak lolos uji kelayakan dan kepatutan alias fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Berdasarkan keterbukan informasi Bursa Efek Indonesia, emiten berkode BBNI tersebut mengakui terdapat satu orang anggota direksi perseroan yang tidak mendapat persetujuan OJK.

Pengangkatan direksi tersebut pun telah sesuai dengan RUPS Tahunan Perseroan yang diselenggarakan tanggal 20 Februari 2020. Sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, anggota Direksi dan Dewan Komisaris bank yang telah diangkat dalam RUPS wajib mendapatkan persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.

Atas tidak adanya persetujuan pengangkatan satu direksi tersebut, perseroan menyatakan berkomitmen untuk mematuhi hasil dari Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK tersebut.

"Dalam hal terdapat informasi atau fakta penting lainnya, maka perseroan akan melakukan keterbukaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tulis manajemen seperti dikutip Bisnis, Jumat (19/6/2020). 

Adapun sebelumnya, Anggora Eko Cahyo sebelum dicalonkan sebagai wakil direktur BNI pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer. Artinya, Anggoro merupakan sosok lama yang masih dipercaya oleh Kementerian BUMN untuk menjabat kembali di pengurusan direksi.

Selain Anggoro, sosok lama yang masih dipercaya yakni Herry Sidharta. Sebelumnya, Herry merupakan wakil direktur utama kemudian menjadi direktur utama BNI. Ada pula Putrama Wahju Setyawan yang sebelumnya menjabat sebagai direktur bisnis korporasi kemudian menjadi Direktur Trisuri dan Internasional.

Tambok Parulian Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis UMKM & Jaringan menjadi Direktur Bisnis UMKM. Bob Tyasika Ananta kini menjabat sebagai Direktur Human Capital dan Kepatuhan dari sebelumnya Direktur Treasury & Internasional Banking.

Adi Sulistyowati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan kini menjadi Direktur Layanan dan Jaringan.

Sosok-sosok baru yang menjabat sebagai direksi BNI saat ini yakni Sigit Prastowo sebagai Direktur Keuangan, Osbal Saragi Rumahorbo sebagai Direktur Manajemen Risiko, Corina Leyla Karnalies Direktur Bisnis Konsumer, Y.B. Hariantono sebagai Direktur IT dan Operasi, Sis Apik Wijayanto sebagai Direktur Hubungan Lembaga, dan Benny Yoslim sebagai Direktur Bisnis Korporasi.

Adapun, berikut susunan direksi BNI saat ini :

Direktur Utama : Herry Sidharta

Wadirut : Anggoro Eko Cahyo

Direktur Keuangan : Sigit Prastowo

Direktur Manajemen Risiko : Osbal Saragi Rumahorbo

Direktur Trisuri dan Internasional : Putrama Wahju Setyawan

Direktur Bisnis Konsumer : Corina Leyla Karnalies

Direktur Bisnis UMKM : Tambok Parulian Setyawati

Direktur IT dan Operasi : Y.B. Hariantono

Direktur Human Capital dan Kepatuhan : Bob Tyasika Ananta

Direktur Hubungan Lembaga : Sis Apik Wijayanto

Direktur Bisnis Korporasi : Benny Yoslim

Direktur Layanan dan Jariangan : Adi Sulistyowati

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni perbankan fit and proper test OJK
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top