Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Besar Dinilai Lebih Siap Hadapi Pandemi

Bank-bank besar dinilai lebih siap melakukan aktivitas bisnis di tengah pembatasan sosial dan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dibandingkan dengan bank kecil.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  19:12 WIB
Ilustrasi Bank - Istimewa
Ilustrasi Bank - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kemampuan profitabilitas bank-bank kecil dinilai akan semakin tertekan di tengah penyaluran kredit yang melambat akibat pandemi Covid-19.

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan mengatakan bank-bank besar lebih siap melakukan aktivitas bisnis di tengah pembatasan sosial dan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dibandingkan dengan bank kecil.

Menurutnya, bank-bank besar telah mempersiapkan diri terlebih dahulu terhadap disrupsi teknologi ditambah dengan kehadiran teknologi finansial (tekfin).

"Bank-bank tersebut sudah berinvestasi terlebih dahulu untuk menyesuaikan dengan kondisi bisnis terkini sehingga ketika pandemi Covid-19 terjadi, tidak terlalu banyak menganggu aktivitas bisnis bank, kecuali dampak yang ditimbulkan dari sisi debitur," katanya, Senin (22/6/2020).

Trioksa menilai kesiapan bank-bank besar berbeda dengan bank kecil atau bank berkategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) II dan III.

"Bank BUKU I dan II, masih banyak melakukan kegiatan secara konvensional sehingga dengan adanya pembatasan sosial dan ekonomi akan terasa sekali dampaknya bagi bank-bank tersebut," jelasnya.

Meski demikian, kata Trioksa, otoritas dan pemerintah telah melakukan antisipasi, yaitu dengan adanya skema bank jangkar. Aturan tersebut menurut Trioksa adalah untuk membantu bank kecil yang terhimpit dan membutuhkan likuiditas akibat pandemi.

"Adanya bank peserta dan pelaksana sebenarnya tujuannya untuk membantu bank-bank kecil juga," tuturnya.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada kuartal I/2020 laba bank BUKU III dan IV masih mengalami peningkatan, yaitu sebesar 6,63 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 7,61 persen yoy.

Sementara pada periode yang sama, laba bank BUKU I dan II tercatat mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan paling tajam dicatatkan oleh bank BUKU I, yaitu turun 61,24 persen yoy. Sementara laba bank BUKU II tercatat turun 12,06 persen yoy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank perbankan
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top