Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Kaji Penempatan Uang Negara pada Bank Daerah

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Andin Hadiyanto mengatakan penempatan dana ke bank pembangunan daerah (BPD) dengan skema PMK 70/2020 kepada BPD masih dalam kajian kebijakan.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  15:19 WIB
Ilustrasi Bank - Istimewa
Ilustrasi Bank - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Wacana terkait penempatan uang negara lewat bank mitra terus berkembang. Kementerian Keuangan pun tengah mengkaji penempatan dana pada bank-bank daerah.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Andin Hadiyanto mengatakan penempatan dana ke bank pembangunan daerah (BPD) lewat skema PMK 70/2020 kepada BPD masih dalam kajian kebijakan.

"Saat ini pemerintah berkosentrasi untuk melakukan evaluasi terhadap penempatan dana ke Bank Himbara, terutama dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional," katanya, Senin (6/7/2020).

Sayangnya, Andin masih enggan menyebut besaran penempatan dana dan jumlah kas pemerintah yang saat ini masih ditempatkan di Bank Indonesia.

"Kas Pemerintah di BI dalam posisi yang aman dan cukup untuk membiayai belanja dan kewajiban pemerintah," katanya.

Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2018 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), saldo kas operasional pemerintah terdiri atas rekening kas umum negara dan rekening penempatan.

Sementara itu, tingkat likuditas kas negara mengukur saldo kas sisa anggaran lebih (SAL), yakni gunggungan saldo yang berasal dari sisa lebih/kurang pembiayaan anggaran (SilPA/SiKPA). Adapun, SAL 2018 tercatat Rp175,24 triliun.

Sebelumnya, isu penempatan dana pemerintah pada BDP ditaksir akan mencapai Rp10 triliun. BPD yang berpotensi mendapatkannya antara lain PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Baten Tbk., PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk., PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan likuiditas bpd
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top