Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Soal Jouska, Amartha Tegaskan Tidak Terkait dengan Amarta Investa

Amartha menyampaikan bahwa perseroan merupakan penyedia layanan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi (fintech landing) yang memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  12:25 WIB
CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra. Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra. Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA — PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menegaskan bahwa perseroan tidak tersangkut-paut dengan skandal pengelolaan investasi di Jouska dan Amarta Investa. Kendati memiliki pelafalan yang sama, kedua perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis yang berbeda.

Melalui akun Twitter-nya, @amarthaid menyampaikan bahwa perseroan merupakan penyedia layanan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi (fintech landing) yang memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

“Hi kak, merasa terpanggil nih. Kebetulan ejaan kita pake “h” jadi Amartha kak, terus kita juga P2P Lending yang udah Berizin Usaha OJK sejak tahun 2019 lho. Kalau mau kepoin kita klik http://amartha.com ya kak :),” tulis @amarthaid, Selasa (21/7/2020) malam.

 

Adapun nama Amartha kebetulan memiliki pelafalan yang sama dengan Amarta Investa yang disebut-sebut terkait dengan kasus meruginya investasi nasabah di perusahaan penasihat investasi Jouska.

Amarta Investa sendiri tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Sejak kemarin, Jouska tengah dirundung tudingan negatif dari para pelanggannya. Berdasarkan cuitan warga Twitter terdapat sejumlah pelanggan yang dirugikan oleh Jouska, misalnya akun @yakobus_alvin. Ia adalah klien Jouska pada periode 2018 - 2019.

Kala itu, ia tertarik menggunakan jasa Jouska karena konten-kontennya terkait perencanaan keuangan yang menarik di Instagram.

Alvin pun kemudian menghubungi kantor Jouska dan menanyakan layanan-layanan yang disediakan. Setelah menetapkan paket layanan yang ia inginkan, Alvin memberikan dana sebesar Rp65 juta kepada Jouska untuk dikelola.

Namun, setelah beberapa waktu, portofolio investasinya terus menerus anjlok. Terakhir, Alvin mengatakan kehilangan sekitar Rp35 juta dari dana yang diberikan ke Jouska.

“From this to this, Sharing gimana bobroknya @Jouska_id dan Amarta Investa nge-handle kliennya. THREAD,” tulis @yakobus_alvin.

Ia juga mengatakan pernah melaporkan kasus ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, pihak OJK tidak memberikan respon apapun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi finansial Tekfin P2P Landing Jouska
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top