Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BCA Syariah Bukukan Laba Rp28 Miliar pada Paruh Pertama

Peningkatan laba BCA Syariah seiring dengan net imbalan (NI) yang naik 43 basis poin menjadi 4,15 persen.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  12:57 WIB
Karyawan melayani nasabah yang melakukan transaksi di kantor cabang Bank BCA Syariah di Jakarta, Selasa (7/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan melayani nasabah yang melakukan transaksi di kantor cabang Bank BCA Syariah di Jakarta, Selasa (7/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Laba PT BCA Syariah tumbuh sebesar 8,71 persen secara tahunan menjadi Rp28 miliar sepanjang semester I/2020.

Direktur BCA Syariah Pranata memaparkan peningkatan laba tersebut seiring dengan net imbalan (NI) yang naik 43 basis poin menjadi 4,15 persen.

"Di samping itu, rasio non-performing financing [pembiayaan bermasalah] juga masih terjaga di 0,69 persen, hanya naik 1 basis poin dari posisi periode yang sama tahun lalu," paparnya dalam Webinar Kinerja Keuangan Semester I BCA Syariah, Senin (27/7/2020).

Meski demikian, Pranata mengaku restrukturisasi BCA Syariah cukup tinggi, yaitu sekitar Rp856 miliar. Nilai ini memiliki porsi sebesar 14,99 persen dari total pembiayaan.

Perseroan pun melihat ada potensi peningkatan restrukturisasi lantaran masih ada permintaan yang belum di proses.

Sebagai informasi, baki pembiayaan BCA Syariah semester pertama tahun ini tercatat senilai Rp5,7 triliun atau naik 16,18 persen secara tahunan.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) tercatat senilai Rp6,05 triliun, lebih tinggi 7,46 persen dibandingkan dengan paruh pertama tahun lalu.

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih sebelumnya menjelaskan pertumbuhan pembiayaan masih ada di tengah Covid-19 karena terdapat plafon yang sebelumnya telah disetujui tetapi belum ditarik. Pertumbuhan tersebut terjadi pada sektor perdagangan dan industri.

Selain plafon pembiayaan yang belum ditarik, ada juga pembiayaan baru yang disalurkan BCA Syariah. Terkait pembiayaan baru tersebut, Bank tetap melakukan akad secara tatap muka meskipun kontak fisik dibatasi.

Khusus untuk pembiayaan baru, BCA Syariah menyalurkan ke sektor infrastruktur, perdagangan, dan indusrtri terkait Kimia, farmasi, dan kertas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah kinerja bank BCA Syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top